Cina Miliki Gua Alami Terbesar di Dunia

(Foto : JX/Chinadaily)

HANGZHONG, JIA XIANG – Para ahli telah menyatakan bahwa sekelompok lubang pembuangan  atau gua ditemukan di Hanzhong, Provinsi Shaanxi,  di barat laut Cina, yang mengandung jumlah terbesar fenomena geologi langka di dunia.

Pemerintah Provinsi Shaanxi mengumumkan, Kamis  (24/11/16),   bahwa sebuah penyelidikan telah mengungkapkan ada 49 lubang pembuangan atau gua di daerah itu, dan ini tergolong paling langka di dunia.

Menurut Kepala Departemen Sumber Daya Lahan Shaanxi, Wang Weihua, butuh empat bulan untuk memeriksa daerah seluas 5.000 kilometer persegi  dengan terdapat 49 gua  yang ditemukan di daerah inti seluas 600 kilometer persegi.

Daerah itu terdiri dari satu gua super besar, dan  17 tergolong besar, serta 31  lubang pembuangan konvensional.

Kelompok gua  itu tepatnya  ditemukan di Pegunungan Qinling-Basan, dan  tersebar di Kabupaten Ningqiang, Nanzheng, Xixiang dan Zhenba di Kota Hanzhong.  Jumlah gua terbanyak ditemukan di Zhenba yaitu 19, sementara 16 gua  lainnya berada di  Nanzheng, kata Wang.

“Gua terbesar adalah di  Zhenba, yang memiliki diameter 520 meter dan kedalaman maksimum 320 meter,” kata Wang.lubang-3

Para ahli geologi menjelaskan bahwa gua-gua itu terbentuk ketika batuan karbonat terkikis, untuk waktu yang lama,  oleh sungai bawah tanah yang melubangi batu  dan  akhirnya runtuh. Ini adalah fenomena geologi langka yang membutuhkan  waktu hingga 500.000 tahun untuk membentuk  gua tersebut.

Sebelum penemuan kelompok gua di  Hanzhong, hanya sekitar 130 gua yang  ditemukan dan dikonfirmasi di dunia, kata para ahli geologi.

Pada akhir Oktober lalu, pemerintah Provinsi Shaanxi memimpin  sekelompok ahli geologi luar negeri  dan Cina untuk menginvestigasi di lapangan. Para  ahli geologi itu pun sepakat bahwa gua-gua  Hanzhong itu tidak hanya yang terbesar di dunia, dari segi jumlah, tetapi juga sangat baik di segi bentuk, kelangkaan dan integritas. Gua-gua ini diperkirakan memiliki nilai ilmiah yang besar dan bisa menjadi daya tarik wisata.

Penjelajah gua terkenal dari Perancis, Jean Poutasi,  sempat mengunjungi gua-gua  di Kabupaten Ningqiang. Dia pun memujinya  sebagai “gua paling indah di dunia”.

Zhang Yuanhai, insinyur senior dari Institut  Geologi Karst, lembaga  di bawah Akademi Ilmu Geologi Cina, mengatakan bahwa nilai ilmiah yang terkandung  dalam gua-gua di  Hanzhong adalah tak tertandingi.

Zhang menilai gua-gua di Hanzhong sebagai keajaiban dunia yang akan mengisi kesenjangan dalam penelitian geologi karst, dan memberikan lebih banyak contoh-contoh asli bagi penelitian biologi.

Sementara itu, Liu Tongliang, Direktur Institut  Geologi Karst menjelaskan, kelompok gua terbesar itu  menyediakan materi penelitian yang sangat berharga  tentang pembentukan cekungan Hanzhong dan gua ngari.  Tempat ini juga akan membantu para ilmuwan memahami evolusi lingkungan masa lampau di selatan Pegunungan Qinling,  dan  perubahan iklim kuno di Utara dan Selatan Cina, serta dunia.

Pemerintah Provinsi  Shaanxi mengatakan bahwa  pihaknya  berencana mengembangkan kawasan itu secara komprehensif untuk melindungi  “hadiah Bumi dan keajaiban dunia”  bagi seluruh umat manusia. [JX/Chinadaily/Eka]

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here