Cina Minta G7 Tak Ikut Campur Soal LCS-T

Para anggota G7. (Foto: JX/Rtr)

BEIJING JIA XIANG –  Beijing sangat tidak setuju dengan pernyataan yang dilontarkan di KTT G7 mengenai Laut Cina Selatan dan Timur (LCS-T). Dan Cina meminta G7 untuk “menghentikan membuat pernyataan yang tidak bertanggungjawab”.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Cina, Lu Kang, mengungkapkan kekecewaannya dengan pernyataan para pemimpin G7 itu, yang mengatakan bahwa mereka “tetap khawatir mengenai situasi di Laur Cina Selatan dan Timur”. KTT G7 yang berlangsung dua hari itu di Italia bagian selatan Kota Taormina, Sisilia, berakhir Sabtu (27/5/17).

“Kita sangat kecewa pada KTT G7 yang mengintimidasi persoalan-persoalan di  Laut Cina Selatan dan Timur dengan berkedok pada hukum internasional,” tegas Lu dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan hari Minggu (28/5/17).  G7 adalah kumpulan negara-negara industri itu ialah Amerika Serikat, Kanada, Inggris, Perancis, Jerman, Italia dan Jepang.

Menurut dia, posisi Cina mengenai Laut Cina Selatan dan Timur  “jelas dan konsisten”. Cina selalu bekomitmen menyelesaikan isu-isu ini dengan tepat melalui perundingan langsung dengan negara yang terlibat di dalamnya, dan mengedepankan  kerjasama dengan mereka di berbagai bidang.

Cina juga berkomitmen bekerja dengan negara-negara tersebut untuk memelihara perdamaian dan stabilitas Laut Cina Selatan dan Timur dan kebebasan berlayar, serta penerbangan di kawasan tersebut.  Begitu pula Cina bersama negara-negara di kawasan itu menjaga keamanan jalur laut.

“Kita berharap G7 dan negara-negara di luar kawasan itu dapat dengan jelas mengerti kondisi ini, mengamati janji-jani mereka untuk tidak berpihak pada pertikaian ini, sangat menghargai upaya-upaya banyak negara di kawasan itu untuk mengatasi pertikaian, stop membuat pernyataan yang tidak bertanggungjawab dan ikut berperan secara konstruktif  mendukung perdamaian dan stabilitas regional,” ujarnya

Sementara, Jia Duqiang, peneliti studi Asia Tenggara pada Institut Nasional Strategi Internasional di Akademi Ilmu Pengetahuan Sosial Cina, menjelaskan bahwa situasi di Laut Cina Selatan sudah “tenang” dan Cina serta ASEAN tengah bekerja menyelesaikan Code of Conduct di kawasan itu.

Jadi, pernyataan G7 itu sesungguhnya menggambarkan bahwa mereka ingin  menempatkan Cina di posisi yang bisa diutak-atik melalui campur tangan pihak lain di Laut Cina Selatan dan Timur, tambah Jia. [JX/chindaily/Xinhua/Eka]

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here