Cina : Nilai Negosiasi dan Konsultasi Cara Terbaik Selesaikan Pertikaian

Peta Laut Cina Selatan (Foto: JX/BBC)

WASHINGTON, JIA XIANG – Pemerintah Cina selalu menjaga agar negosiasi dan konsultasi tetap terpelihara. Sebab dua langkah itu adalah yang paling mungkin dilaksanakan dan cara efektif dalam memecahkan pertikaian Laut Cina Selatan (LCS), ujar pihak Kedutaan Besar Cina untuk Amerika Serikat, Jumat (22/7/16) di Washington.Juru Bicara Kedutaan Cina, Zhu Haiquan, membuat pernyataan itu dalam sebuah surat untuk redaksi Washington Post, yang dipublikasikan hari Jumat waktu setempat.
Pernyataan itu sebagai tanggapan atas tajuk rencana tanggal 14 Juli di Washington Post yang berjudul “Pilihan Fatal Bagi Cina”. Surat pernyataan itu menyebutkan, Tiongkok menolak putusan 12 Juli yang dikeluarkan oleh Mahkamah Arbitrase PBB di Den Haag, Belanda, sebab pengadilan itu “melebihi yurisdiksi sendiri”.
“Tanpa persetujuan Cina, inisiatif arbitrase oleh pemerintah Filipina melanggar praktek-praktek dalam hukum internasional, bahwa arbitrase ini harus berdasarkan persetujuan bersama,” ungkap Zhu.
Lebih dari itu, tambah Zhu, masalah LCS adalah pertikaian teritorial yang tidak menjadi subyek dalam Konvensi PBB tentang Hukum Laut (UNCLOS). Dan Cina sudah membuat opsi pengecualian sesuai dengan UNCLOS, tidak termasuk masalah-masalah penetapan batas maritim dari proses seperti arbitrase.
“Kasus artbitrase ini merusak hukum internasional dan mungkin membuka pintu bagi penyalahgunaan prosedur-prosedur arbitrase, meremehkan kewenangan dan efektifvitas hukum internasional,” tegas Zhu sambil menambahkan bahwa dengan menolak putusan Mahkamah PNN, maka Cina mempertahankan kepentingannya dan membela keadilan internasional melalui semangat kebenaran dari hukum internasional.
Juru bicara itu juga mengkritik Amerika Serikat yang dinilai telah memaksa secara militer dengan cara mengirim kapal-kapal perang dan pesawat tempur ke LCS. Langkah ini dinilai telah meningkatkan ketegangan dan melemahkan perundingan diplomatik.
Karena itu, Zhu mendesak Amerika Serikat untuk membuat pilihan yang tepat, menahan diri dari aksi provokasi militer, namun harus mendorong dan membantu upaya-upaya diplomatik dan tidak membuat persoalan ini menganggu hubungan kedua negara. [JX/Xinhua/Chinadaily/Eka]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here