Cina Persenjatai Pulau-Pulau di Laut Cina Selatan

(Foto: JX/Ist)

WASHINGTON, JIA XIANG – Militer Cina sedang membangun sistem pertahanan anti-rudal dan anti-pesawat terbang di pulau-pulau buatan yang dibangunnya di Laut Cina Selatan.

Para analis mengatakan, ini mungkin merupakan permulaan dari penempatan pesawat-pesawat tempur di kawasan yang dipersengketakan itu.

Menurut sebuah organisasi riset di Amerika, “Ini adalah bukti lebih lanjut bahwa janji Presiden Xi Jinping kepada Presiden Barack Obama tahun lalu untuk tidak menjadikan pulau-pulau itu sebagai ajang militer, adalah janji yang prematur.”

Direktur Asia Maritime Transparency Initiative (AMTI), George Polling menjelaskan kepada VOA,  Rabu (14/12/16), “Ini suatu langkah yang sudah maju untuk mempersenjatai pulau-pulau itu sebagai persiapan sekiranya terjadi konflik.”

Kesimpulan bahwa sistem persenjataan baru yang ditempatkan di pulau-pulau karang itu adalah hasil analisis foto-foto satelit yang dilakukan selama berbulan-bulan, kata AMTI.

“Kami biasa melihat bahwa telah dibangun tempat-tempat khusus untuk meriam-meriam penangkis serangan udara. Karena laras meriam itu cukup panjang dan bisa dilihat dari antariksa, itu berarti meriam-meriam itu sangat besar,” tambah Polling.

Juga tampak dari foto-foto itu sistem senjata lainnya, kemungkinan sistem pertahanan yang menggunakan peluru kendali.

“Coba bayangkan. Kalau mereka punya rudal darat-ke-udara untuk melindungi diri dari kemungkinan serangan misil penjelajah, dan misil itu lolos, maka meriam-meriam penangkis serangan udara akan beraksi. Jadi mereka tidak akan membangun sistem pertahanan ini kalau tidak bermaksud mempertahankan pulau-pulau buatan itu,”  ujar Polling.

Juru bicara Departemen Luar Negeri Amerika Serikat, John Kirby mengatakan,  mestinya tidak perlu ada militerisasi di pulau-pulau buatan itu. “Kami akan terus mengangkat kasus ini dalam tiap kesempatan,” tambahnya.  [JX/Eka]

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here