Cristiano Ronaldo pun Terkena Kasus Pajak

Cristiano Ronaldo (Foto: JX/Sky Sports)

MADRID, JIA XIANG – Nama besar di dunia sepak bola seperti Lionel Messi, Neymar, dan Ronaldo selalu menjadi idola para penggemarnya. Nama dan penghasilan yang besar juga tidak hanya diperoleh dari kehebatan mereka mengolah si kulit bundar, tetapi dari dunia bisnis yang menjadikan para bintang ini ikon produk tertentu.

Pantasnya mereka menjadi bintang iklan, terikat kontrak dengan perusahaan tertentu, dan kegiatan bisnis lainnya membuat pundi-pundi mereka bertambah besar dan besar. Karena itu, entah sadar atau tidak para bintang ini pun tejerat oleh pajak. Tuduhannya tidak lain adalah menghindari pajak baik di negara asal mereka maupun di negara tempat mereka berkerja yaitu Spanyol.

Nama Messi dan Neymar belakangan ini juga menjadi ikon tentang penggelapan atau menghindari pajak.  Bahkan putusan pengadilan sudah dijatuhkan, di mana Messi diharuskan membayar sejumlah dendan dan divonis penjara. Begitu juga dengan Neymar. Bahkan ayah Neymar juga dituduh terlibat penggelapan pajak di negara asal merek, Brasil.  Proses pengadilan untuk pemain Brasil ini masih berlangsung di negeri samba.

Nah beberapa waktu lalu kembali tekuak bintang sepak bola Real Madrid  yaitu Cristiano  Ronaldo yang dituduh pihak berwenang di Spanyol menggelapkan pajak.

Pihak berwenang Spanyol akan mendakwa Cristiano Ronaldo, yang dituduh menggelapkan pajak sebesar  16,5 juta dollar AS (sekitar Rp 219 miliar).  Jaksa menduga dakwaan atas bintang Real Madrid dan Timnas Portugal itu terkait dengan pemasukan dari hak gambarnya antara tahun 2011 hingga 2014.

Bulan Desember lalu, sebuah dokumen yang bocor memperlihatkan Ronaldo menghindari pembayaran pahak dari pendapatan yang diduga disimpan di rekeningnya yang ada di luar negeri.

“Tertuduh mengambil keuntungan dari struktur sebuah perusahaan yang didirikan tahun 2010 untuk menyembunyikan pendapatan yang dihasilkan di Spanyol lewat hak gambarnya dari pihak pajak, yang merupakan pelanggaran  ‘sukarela’  dan  ‘sadar’  atas kewajiban keuangan di Spanyol,” tulis pernyataan kejaksaaan Madrid.

Sementara itu, Ronaldo sendiri membantah tuduhan tersebut dan juru bicara agen Ronaldo mengatakan,  tenang saja dengan penyelidikan pajak karena tidak ada yang disembunyikan pemain sepakbola berusia 32 tahun tersebut.

Messi

Kasus pajak yang menimpa para bintang sepak bola jelas bukan yang pertama kalinya di Spanyol.  Sebelumnya Lionel Messi diganjar hukuman penjara 21 bulan dan denda 2 juta euro (senilai Rp29 miliar)  terkait penggelapan pajak.

Bintang Barcelona dan Timnas Argentina itu tidak harus menjalani hukuman penjara karena berdasarkan hukum di Spanyol, maka terpidana pertama dalam kasus non-kekerasan yang dihukum kurang dari dua tahun penjara tidak harus masuk penjara.

Mahkamah Agung (MA) Spanyol  pun menolak banding Messi. Menurut mereka tak sepantasnya seorang bintang seperti Messi mangkir membayar pajak. “Tak pantas seseorang dengan penghasilan besar lupa kewajibannya yaitu  membayar pajak,” demikian MA Spanyol. “Siapapun  tidak membayar apapun ke Departemen Keuangan, meskipun penghasilannya tinggi, telah menipu.”

Sementara bek Barcelona yang juga pemain Timnas Argentina, Javier Mascherano, tahun lalu diganjar hukuman setahun penjara dan denda 800.000 euro atau sekitar Rp11 miliar dengan dakwaan menghindari pembayaran pajak.

Sedangkan bintang Barcelona lainnya, Neymar, terjerat kasus pajak di negara asalnya, Brasil, karena dituduh tidak melaporkan pemasukannya  hasil kontrak dengan dua klub  yaitu Santos, Barcelona,  serta sponsor Nike  dan produk lainnya.  Dalam pengadilan banding Maret 2017 di Brasil, diputuskan untuk mengurangi denda Neymar  dari 56,7 juta euro (setara Rp753 miliar) hingga menjadi setengahnya.

Namun Neymar masih menghadapi putusan lain  terkait tuduhan menghindari pajak-pajak di Brasil  saat ditransfer ke Barcelona pada 2013.  Dia juga menghadapi tuntutan serupa di Spanyol.

Bagaimanapun, putusan awal akan mengurangi denda sebesar 200 juta reais (64 juta dollar AS), pengembalian pajak, dan bunga yang dikenakan kantor pajak Brasil kepada sang bintang sepak bola, kata pengacaranya, Marcos Neder. [JX/berbagaisumber/Eka]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here