Dari Ukraina Virus Komputer Petya Hambat Bisnis Dunia (3)

Sejumlah pembeli menunggu giliran di kasir sebuah super market. Antrean ini akibat terganggunya sistem komputer di tempat itu,di Kharkiv, Ukraina. (Foto: JX/Rtr)

Kekacauan Korporasi

Sejumlah perusahaan internasional yang terinfeksi beroperasi di Ukraina, dan virus itu dipercaya telah menyebar ke jejaring korporasi global setelah memiliki pijakan dalam negara itu.

Perusahaan raksasa perkapalan A.P. Moller-Maersk, yang menangani satu dari tujuh kontainer yang dikapalkan ke seluruh dunia, juga memiliki unit logistik di Ukraina.

Perusahaan-perusahaan besar lainnya yang juga terinfeksi adalah, perusahaan bahan bangunan asal Perancis, Saint Gobain dan Mondelez International Inc, pemilik merk coklat Cadbury, yang juga beroperasi di negara itu.

Maersk adalah salah satu dari perusahaan global pertama yang dilumpuhkan oleh serangan siber dan operasinya di pelabuhan-pelabuhan besar seperti Mumbai di India, Rotterdam di Belanda, dan Los Angeles di pantai barat AS juga terganggu.

Perusahaan-perusahaan lain yang juag menjadi korban termasuk di antaranya BNP Paribas Real Estate, bagian dari bank asal Perancis yang memberikan layanan di bidang properti dan manajemen investasi.

“Serangan siber internasional menyerang anak perusahaan non-bank kami, di bidang Real Estat. Semua tindakan yang diperlukan telah diambil guna secara cepat meminimalisir serangan,” ujar pihak bank tersebut hari Rabu.

Produksi pabrik Cadbury di bagian Australia yaitu pulau Tasmania dipaksa berhenti hari Selasa petang setelah sistem komputernya dilumpuhkan.

Perusahaan Rosneft, asal Rusia, salah satu produsen minyak mentah dari segi volume, menyatakan hari Selasa sistemnya telah menderita “konsekuensi serius” namun produksi minyak tidak terpengaruh karena telah dialihkan ke sistem cadangan. [JX/VOA/Eka]

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here