Di Australia, Kasus Kematian Akibat Overdosis Obat Naik Dua Kali Lipat

(Foto: JX/The Sun)

MELBOURNE, JIA XIANG –  Jumlah kasus pasien overdosis akibat mengkonsumsi obat anti nyeri di Australia meningkat dua kali lipat dalam 10 tahun terakhir.

Demikian hasil sebuah studi yang dipublikasikan di Penington Institute, Melbourne, Australia, Rabu (21/12/16). Studi itu menyebutkan ada 71 persen dari seluruh kematian akibat overdosis, diakibatkan pasien mengkonsumsi opioid, obat antinyeri.

Studi itu juga menyebutkan bahwa penggunaan opioid di Australia sudah berkembang menjadi empat kali lipat dari tahun 2004 hingga 2014.

Sementara obat benzodiazepines, sejenis valium atau xanax, telah membunuh 438 orang di Australia di tahun 2014. Sedangkan kasus overdosis, akibat mengkonsumsi oxycodone, morfin, dan codeine, yang menyebabkan kematian sejumlah 411 orang. Sedangkan kematian akibat mengkonsumsi ecstasy dan amphetamine hanya 188 kasus.

Menurut CEO Institute Penington, John Ryan,  di Australia ada 78 persen usia 30 tahun – 59 tahun  pasien yang meninggal akibat overdosis obat antinyeri.

“Data ini menjadi tantangan bahwa anak-anak muda perkotaan berisiko meninggal akibat oversdosis di Australia,” ujar Ryan kepada wartawan. “Kematian akibat overdosis mencapai 1.137 orang di tahun 2014, kenaikan yang tinggi dari angka 705 kematian tahun 2004 dan selama dekade ini terjadi kenaikan 61 persen.” [JX/Xinhua/Eka]

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here