Di Balik Sukses Laki-Laki Pasti Ada Sosok Perempuan Hebat

Jakarta, Jia Xiang – Perempuan memiliki peran strategis dalam memutar roda kehidupan sebuah bangsa. Hal itu dimulai dalam skala kecil hingga besar, baik di tataran nasional maupun internasional. Itu sebabnya, peran perempuan tidak bisa dipandang sebelah mata bagi keberlangsungan hidup sebuah bangsa.

Dalam skala yang paling kecil, sosok perempuan merupakan pilar sekaligus penopang ekonomi keluarga. Begitu pandangan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Mari Elka Pangestu yang diutarakannya kepada Jia Xiang Hometown di awal November lalu.

Di tengah derasnya arus globalisasi dan modernisasi yang melanda dunia saat ini, mantan menteri perdagangan ini mengatakan, “perempuan sebagai ibu sangat punya pengaruh dalam kehidupan keluarga. Baik kepada suami ataupun anak-anaknya.

Contoh kecilnya dalam hal ekonomi keluarga, pasti peran perempuan atau ibu sangat dominan. Dalam perjalanan hidupnya, Mari Elka Pangestu mengakui bahwa kesuksesannya tidak bisa dilepaskan dari peran sang ibu tercinta. “Ibunda saya selalu mengajarkan disiplin, mengajarkan pentingnya pendidikan, dan mengajarkan bagaimana kita bisa hidup mandiri,” ujarnya.

Berangkat dari perjalanan hidupnya itu, maka Mari Elka Pangestu sangat menentang diskriminasi terhadap perempuan. Wanita kelahiran Jakarta pada tanggal 23 Oktober 1956 ini memiliki cara tersendiri dalam memberdayakan kaum perempuan di negeri ini. Satu cara yang dijalankannya adalah, membuka program pascasarjana bagi para bawahannya, khususnya perempuan.
“Potensi perempuan Indonesia sangat besar. Hal itu bisa dilihat dari posisi perempuan dalam pemerintahan, perusahaan, dan di badan usaha milik negara (BUMN) atau sebagai wirausahawan,” ujar Mari Elka Pangestu. Menurutnya, faktor penting untuk membuat perempuan tambah maju adalah bagaimana perempuan mendapat dukungan dan mendapatkan fasilitas. Namun, kata Mari ke depan perempuan Indonesia harus lebih mandiri dan menjaga keseimbangan dalam hidup.

“Zaman semakin maju, perempuan Indonesia harus lebih maju dan menjadi penguat dalam keluarganya.
Dibalik suksesnya laki-laki, pasti ada perempuan yang hebat,” ungkapnya.

Sebagai menteri, Mari Elka Pangestu sangatlah sibuk. Keseharian dipadati jadwal dan tugas kenegaraan. Lantas, apakah Mari pernah dihinggapi kejenuhan? Mari pun tidak memungkiri itu. Menurut Mari, dia punya “obat mujarab” mengusir kejenuhan.
Jika sedang dihinggapi kejenuhan, maka Mari akan menghubungi atau paling tidak menelepon anak-anak, suami atau keluarga dekat. Mari mengaku tidak pernah membawa pekerjaan ke rumah. “Saat di rumah, saya akan fokus untuk mengurus keluarga. Hal yang wajib dilakukan dalam keluarga saya adalah sarapan pagi bersama,” katanya.

Sarapan pagi menjadi hal yang wajib bagi dirinya dan keluarga karena tidak ada kesempatan lain untuk bisa bersama.[JX/Yuvie R Ignatova/D9]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here