Di Pinggir Laut Jadi Benteng Penghalang Rob

Kawasan Pasar Ikan, Jakarta Utara, sudah diratakan untuk kemudian direvitalisasi sebagai kawasan wisata kota tua. {Foto: Ist./W5)

JAKARTA, JIA XIANG – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kemarin melakukan penertiban di kawasan Pasar Ikan, Penjaringan, Jakarta Utara. Tindakan ini dilakukan untuk mengembalikan fungsi kawasan tersebut sebagai benteng penghalang rob dari laut ke darat.

Deputi Gubernur DKI Bidang Tata Ruang dan Lingkungan Hidup Oswar Muadzin Mungkasa menjelaskan ada lima zona yang harus ditertibkan di kawasan Penjaringan. Tiga zona itu ada di Kawasan Pasar Ikan, lalu dua zona berada di Luar Batang.

“Kita akan benahi, di awal ada tiga zona dari lima zona, jadi dua lagi nanti setelah ini selesai,” katanya di ruangannya, di Balai Kota Jakarta, Senin (11/4/16).

Menurut dia, masalah utama di kawasan tersebut yang harus segera dibenahi adalah tata kelola air. Karena selama ini sungai itu sudah sebagian tertutup oleh pemukiman di atas laut atau penampang basah.

Ia menambahkan, sesuai pernyataan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, nantinya di pinggiran laut Jakarta akan dibuat tanggul setinggi 3,8 meter. Fungsi tanggul itu untuk menahan rob yang berasal dari laut. Sehingga limpasan air tidak akan kembali ke arah darat.

Bukan hanya pembangunan tanggul yang menjadi perhatian Pemprov DKI, tapi kinerja Stasiun Pompa Pasar Ikan. Pompa itu sangat penting untuk dioptimalkan kinerjanya.

“Stasiun Pompa Pasar Ikan, harus diamankan. Kalau tidak, bisa tenggelam semua, makanya kita tertibkan lokasi di sekitar pompa pasar ikan,” tegasnya.[JX/Cka/W5]

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here