Diperkirakan Jumlah Penderita Kanker Pankreas Meningkat

WINA, JIA XIANG – Para pakar dalam seminar internasional mengenai Gastroenterologi di Wina, Austria mengatakan, jumlah penderita kanker pankreas meningkat.

Hal ini, ungkap mereka akibat dari rendahnya kesadaran masyarakat tentang ancaman penyakit tersebut.

Menurut APA, kantor berita Austria, pada konferensi Persatuan Gastroenterologi Eropa diperkirakan tahun depan ada sekitar 100.000 orang di benua Eropa mengidap kanker pankreas.

Jumlah itu melampaui penderita kanker payudara yang hanya tercatat sebanyak 90.000 orang.

Menurut Femme Harinck dari Pusat Kesehatan Kanker Erasmus, Belanda, 80 persen dari jumlah penderita kanker pankreas di Eropa itu terdeteksi menderita kanker sudah pada tahan lanjutan. Hal ini karena gejala-gejala yang muncul terlambat  terdeteksi.

Sedangkan mereka yang mampu bertahan selama 5 tahun yaitu periode 2008-2013 hanya tercatat 7 persen, sekitar 70 persen diantaranya  penderita kanker usus besar.

Hal senada diungkapkan oleh Nuria Malats dari Pusat Penelitian Kanker Nasional Spanyol.

Menurut dia, di Amerika Serikat penderita kanker  pankreas itu diperkirakan meningkat dari 40 per 100.000 orang tahun 2010 menjadi 70 per 100.000 orang tahun 2030.

Penyakit ini menduduki posisi kedua setelah kanker paru sebagai penyebab kematian. Kedua penyakit kanker ini tergolong yang sulit untuk diobati.

Para pakar menambahkan, sampai kini belum ada program yang tepat  untuk mendeteksi atau menyaring penyakit ini sejak awal.

Yang ada, tambah  mereka, dalam beberapa kasus riwayat keluarga yang menderita kanker bisa dijadikan alat untuk mengetahui latar belakang munculnya penyakit itu. [JX/Eka]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here