Drepung Tripa Khenzur akan Berbagi Dharma di Indonesia

JAKARTA, JIA XIANG – Yayasan Pelestarian dan Pengembangan Lamrim Nusantara (YPPLN) kembali mengundang guru besar filsafat Buddhis Yang Mulia Drepung Tripa Khenzur untuk Rinpoche berbagi dharma di Indonesia dalam rangkaian acara Drepung Tripa Khenzur Rinpoche Indonesia Visit 2017 sepanjang bulan April-Mei mendatang.

Kegiatan ini terdiri atas empat mata acara berupa dhamma talk, kelas intensif, dan public teaching yang bertempat di Jakartaserta tur candi di Jawa Tengah dan Jawa Timur yang berpuncak pada Upacara Waisak di Pusdiklat Indonesia Gaden Syeydrub Nampar Gyelwei Ling, Kabupaten Malang.

Mata acara pertama, yaitu One Day Dhamma Talk dengan topik “Dhamma: Tak Bernilai atau Tidak Ternilai” akan dilangsungkan pada tanggal 22 April 2017 di The UBM Grand Auditorium, Universitas Bunda Mulia, Jakarta. Topik ini membahas tentang bagaimana menghargai dharma yang sejatinya dapat memberikan kebahagiaan tertinggi.

Selanjutnya, pada tanggal 24 April – 28 April 2017 di daerah Kemang, Jakarta Selatan, Rinpoche akan membimbing kelas intensif dengan topik “Citta dan Cetasika: Batin dan Faktor-Faktor mental”. Pengajaran ini lebih ditujukan kepada para biksu dan umat awam yang serius dalam pembelajaran dharma karena akan secara detail mengupas fenomena psikologis yang dialami seseorang dalam sudut pandang Buddhis.

Kemudian acara ketiga di Jakarta, Rinpoche kembali mengulas teks dharma “Dasar Semua Kebajikan” dalam public teaching selama tiga hari pada tanggal 29 April-01 Mei 2017 di  Prasadha Jinarakkhita, Jakarta.  Teks ini digubah oleh Je Tsongkhapa, filsuf Buddhis dari abad XIV, berisi bait-bait panduan praktik Buddhadharma yang menunjukkan titik temu mazhab-mazhab utama dalam Buddhisme.

Selain menghadiri pembabaran dharma, ada juga kegiatan tur ke candi-candi dan situs Buddhis di Jawa Tengah dan Jawa Timur pada tanggal 5-12 Mei 2017. Rangkaian acara ini akan ditutup dengan upacara Waisak pada tanggal 10-13 Mei 2017 di Pusdiklat Indonesia Gaden Syeydrub Nampar Gyelwei Ling di Kabupaten Malang, tempat yang akan menjadi institusi pendidikan pertama yang menyatukan ajaran sutra dan tantra di Asia Tenggara.

YM Drepung Tripa. Khenzur Rinpoche lahir di Tibet pada tahun 1938 di Tibet dan mulai menempuh jalan spritual-Nya pada usia 11 tahun dengan mengikuti penahbisan biksu. Beliau menekuni studi tentang filsafat Buddhis dengan belajar pada banyak sekali guru, termasuk kedua tutor pribadi Yang Mulia Dalai Lama XIV. Beliau menyelesaikan studi dengan nilai terbaik dan mendapatkan gelar geshe lharampa, gelar yang diberikan untuk lulusan terbaik pendidikan filsafat Buddhis dengan tingkatan setara profesor. Saat ini, Rinpoche ditunjuk oleh His Holiness Dalai Lama XIV sebagai pemangku takhta Biara Drepung, satu dari tiga biara besar aliran Gelug dalam Buddhisme Tibet yang telah berdiri selama 600 tahun dan menampung sekitar 5000 Biksu.[JX/Win]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here