Dua Tewas Diseruduk Truk Tronton di Puncak

Kecelakaan lalu lintas (ilustrasi/W5)

BOGOR, JIA XIANG – Dua orang tewas dan sembilan lainnya luka-luka dalam kecelakaan lalu lintas di kawasan wisata Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (11/3/15) malam sekitar pukul 21.00 WIB. Korban tewas dan luka-luka adalah penumpang di kendaraan Toyota Avansa B 1652 BZU yang diseruduk truk tronton B 9001 HO dari belakang.

Diperoleh keterangan di tempat kejadian perkara, tragedi ini lantaran truk tronton bermuatan besi baja melaju tak terkendali dari arah Puncak ke Bogor, tepatnya di Desa Citeko, Kecamatan Cisarua. Di sini jalan menurun cukup tajam. Pengemudi truk berinisial MS tidak bisa mengendalikan laju kendaraannya sehingga kecelakaan beruntun tak bisa dihindari.

Kendaraan pertama yang diseruduk truk tronton ini sedan Avansa yang ditumpangi Heliana (36), Susan (32), dan Feby (32), dan Willy Widjaya (50) yang mengemudi. Heliana tewas di tempat, dan tiga lainnya luka berat. Baik korban tewas maupun luka langsung dilarikan ke Rumah Sakit Sentra Medika, Cibinong.

Laju truk tetap tak terkendali setelah menabrak sedan Avansa. Sepeda motor F 2873 NS yang dikendarai Dedi Supriatna (43), warga Cisarua, menjadi korban berikutnya. Kaki warga Cisarua berusia 43 tahun ini cidera.

Truk tronton belum juga terkendali lajunya. Truk F 9093 FD yang dikemudikan Didin Sanudin (42) pun diseruduk. Akibatnya truk melambung ke kenan, masuk di jalur yang berlawanan. Di jalur yang berlawanan ini, mobil bak terbuka F 8867 WQ melaju cukup kencang karena jalan menanjak. Di belakang mobil bak terbuka ada sedan Mitsubishi Galant B 131 EA, yang juga melaju cukup kencang.

Tabrakan saling berhadapan antara truk F 9093 FD dan mobil bak terbuka tak terhindarkan. Sedan mitsubishi menghantam mobil bak terbuka dari belakang. Tiga orang di mobil bak terbuka Uam Saipuloh (23) yang mengemudi, Ahmad Sobandi (19), dan Yayan (60), mengalami luka ringan. Sementara pengemudi sedan mitsubishi Daman Nauri (25) mengalami luka berat di bagian kepala.

Sementara laju truk tronton semakin tak terkendali. Seorang gelandangan pun diterjang sehingga tewas. Truk tronton baru berhenti setelah menerjang empat sepeda motor yang diparkir di depan warnet dan menabrak pembatas jalan.

Tidak lama truk tronton berhenti, dari kolong truk muncul kobaran api. Kesaksian seorang warga, kobaran api dengan cepat membesar, sehingga membakar truk tronton.

Polisi lalu lintas dari Polres Kabupaten Bogor dipimpin Kasatlantas Kompol Bramastyo Prianji segera meluncur ke lokasi peristiwa. Mereka segera menutup jalur wisata Puncak untuk mengevakuasi korban tewas dan luka-luka. Selain itu petugas juga menyingkiran besi baja yang berserakan, dan meminggirkan kendaraan yang rusak. Evakuasi berlangsung empat jam.

Pengemudi truk tronton, menurut Kasatlantas, melarikan diri. “Identitasnya telah diketahui, dan polisi segera memburunya karena si pengemudi telah menjadi tersangka dalam kasus kecelakaan ini,” papar Bramastyo.

Korban luka-luka segera dilarikan ke rumah sakit. Selain ada yang dibawa ke RS Mitra Keluarga di Cibonong, ada yang dilarikan ke Rumah Sakit Paru Dr M Goenawan Partowidigdo, Cisarua. Sementara kendaraan yang rusak akibat tabrakan beruntun seluruhnya 10 kendaraan, [JX/W5]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here