Dunia Ingin Menarik Lebih Banyak Wisatawan Tiongkok

MADRID, JIA XIANG – Beberapa pemerintah di dunia yang berharap agar Organisasi Pariwisaa Dunia di PBB memberi cara terbaik menarik banyak wisatawan dari Tiongkok, memperlihatkan betapa pentingnya Tiongkok di sektor pariwisata global. Demikian wawancara Sekretaris Jenderal Organisasi Pariwisata Dunia di PBB, Taleb Rifai, kepada Xinhua.

Pada tanggal 18 hingga 21 Mei mendatang di Beijing akan diselenggarakan Konferensi Dunia Pertama tentang Pariwisata untuk Pembangunan, menurut Rifai berpromosi, di sini akan membahas bagaimana industri pariwisata dapat membantu pembangunan ekonomi yang berkelanjutkan dan mengkampanyekan perdamaian.

Pelaksanaannya di Beijing karena host yang tepat dalam konferensi ini adalah Tiongkok. Alasannya selain sebagai pengusul konferensi, “Tiongkok adalah pemimpin dalam pariwisata dan bangsa yang tahu persis apa kemampuan pariwisata untuk pembangunan ekonomi dan sosial,”

Rifai menyebut dalam pariwisata akan saling betukar pengalaman yang “membuat dunia menjadi tempat yang lebih baik.”

“Dalam istilah ekonomi, selain mendatangkan pendapatan dan penciptaan lapangan kerja juga membantu sektor yang rentan di masyarakat,” ujarnya.

Rifai menambahkan, “Ada juga keuntung politik dengan meningkatkan toleransi dan pemahaman satu sama lain sehingga membuat kebaikan bagi semua. Ketika Anda pergi ke negara yang berbeda, Anda mengonsumsi hidangan, bercakap dengan banyak orang, mendengarkan musik sehingga membuat Anda lebih hormat dengan berbagai kebudayaan.”

Sementara investasi dalam infrastruktur seperti kereta api, jalan dan bandara menjadi sangat penting di sektor wisata.

“Penting bagi kita menyoroti perkembangan di Beijing dan investasi sosial dan lingkungannya yang berkelanjutan. Pariwisata harus dilihat sebagai kekuatan untuk kebaikan semua orang dan bumi ini,” kata Rifai.

Lebih banyak wisatawan mengunjungi negara-negara yang berbeda berarti lebih banyak pekerjaan, lebih banyak investasi, dan pembangunan infrastruktur, imbuh Rifai.

“Pariwisata bisa sama pentingnya seperti yang Anda inginkan, dan contoh yang menunjukkan bahwa negara-negara yang memperhatikan pariwisata mendapat manfaatnya. Itu semua tergantung pada apa yang Anda lakukan dengan apa yang Anda miliki, dan pada kemauan politik,” katanya.

Lebih lanjut penuturannya, “Perjalanan hari ini adalah berbeda dengan perjalanan di masa lalu. Orang ingin lebih banyak kesempatan untuk berinteraksi dengan penduduk lokal. Hal ini tidak terjadi dengan sendirinya. Kita perlu rencana, perjalanan, dan kita membutuhkan produk wisata.” [JX/W5]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here