Elizabeth Priscillia Ingin Jadi Wartawan

Perhelatan kerjasama Asosiasi Duta Indonesia (ADI), Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif serta Kementerian Pertanian, yang dimulai sejak 10 Mei 2013 lalu,  akhirnya menobatkan Puteri Sumatera Utara, Elizabeth Priscillia sebagai Miss Coffee Indonesia 2013 pada 17 Mei 2013 di Royal Kuningan Hotel, Jakarta.
Langkah pertama, anak kedua pasangan Saut Siagian yang berprofesi sebagai dosen Universitas Veteran Nasional  dan Delvi Tampubolon yang adalah seorang perawat ini terbilang mulus.
Dari 37 peserta, Elizabeth Priscillia  masuk dalam 10 (sepuluh) besar, kemudian masuk dalam 5 (lima) besar,  hingga akhirnya terpilih untuk menerima penghargaan sebagai Miss Coffee  Indonesia 2013.
Malam itu, seluruh peserta dari 33 provinsi di Indonesia menunjukkan bakat dan potensi mereka masing-masing, termasuk diantaranya Elizabeth Priscillia.   Abeth demikian biasa ia disapa  terlihat anggun dengan padanan baju berwarna coklat keemasan yang membalut tubuh tinggi semampainya.  .
Saat  tamat SMA, Abeth sebelumnya  pernah mengikuti Okky Modelling School, “tapi Cuma sebentar, karena saya sibuk kuliah” katanya saat dihubungi Jia Xiang pada Sabtu (18/05/13).
Kepada Jia Xiang, Abeth menceritakan tema yang diusungnya saat mengikuti tahapan seleksi, “ karena saya mewakili Sumatera Utara, karenanya saya mempromosikan kopi di Sumatera Utara diantaranya Kopi Mandailing dan Kopi Lintong” katanya.
“Faktor ketinggian alamnya cocok untuk menanam kopi jenis Arabika yang lebih nikmat dibanding dengan kopi jenis lainnya” ucap Abeth.
Lebih jauh Abeth mengungkapkan bahwa selain Kopi Arabika dengan citarasanya yang khas, Kopi Lintong juga  memiliki taste yang khas dan kuat dengan aroma kacangnya menjadikan kopi ini menjadi begitu dinikmati” ungkapnya.

Akhirnya perempuan yang hobby membaca  dan menulis ini   pun terpilih sebagai Miss Coffee Indonesia 2013 dan kini Elizabeth Priscillia  harus mengikuti persiapan menuju pertarungan pada malam penobatan Miss Coffee Internasional  2013.

Namun tak disangka, di tengah dunia modeling yang digelutinya Elizabeth Priscillia  memiliki cita-cita menjadi seorang wartawan,   dan saat ini Abeth  aktif sebagai reporter kampus di Universitas Indonesia.   Mahasiswi semester terakhir Fakultas Sastra Perancis ini sudah menunjukkan potensi dan bakatnya di bidang ini, “Itu basic saya,  karenanya saya ingin menjadi wartawan,   dan yang paling penting bukan  bekerja di kantor,” katanya.
Setelah menggantikan Bianca Beatrice sebagai Miss Coffee Indonesia 2012,   Abeth juga akan mewakili Indonesia merebut tahta Miss Coffee International 2013 yang sejak 2012 disandang Catherine Ramirez asal Republik Dominika yang rencananya akan digelar di Yogyakarta pada 16-26 Oktober 2013.
Kini Abeth yang mahir berbahasa Perancis ini juga tengah mempersiapkan dan membekali diri dengan terus bahasa Inggris, Latin dan Fortugis, “saya berharap ini bisa menjadi nilai lebih saat bertanding di ajang internasional” harapnya.[JX/Dar/D9]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here