Etnis Minoritas pun Tersebar di Seluruh Tiongkok (2)

Tarian tradisional suku Tibet. (Foto: JX/Ist)

Membaur
Ada lagi etnis minoritas Dong. Jumlah etnis ini menurut sensus tahun 1990 sebanyak 2,5 juta orang. Mereka banyak ditemukan di beberapa provinsi seperti di Guizhou dan Hunnan, termasuk di Daerah Otonomi Zhuang Guangxi. Lalu etnis minoritas Uygur. Uygur artinya persatuan atau kesatuan. Ini juga menjadi julukan yang digunakan anggota etnis Uygur yang berjumlah 9,9 juta. Orang-orang Uygur umumnya tinggal di Daerah Otonomi Xinjiang Uygur. Sementara yang lainnya juga ada yang tersebar di Provinsi Hunan dan Henan.
Etnis minoritas Manchu. Ini adalah etnis lainnya yang mungkin tidak asing bagi banyak orang. Jumlah etnis ini sekitar 10 juta orang. Dan mereka umumnya tersebar di tiga provinsi di timur laut Tiongkok yaitu Provinsi Liaoning, Heilongjiang dan Jilin. Yang menarik separuh dari jumlah etnis itu tinggal di Porvinsi Liaoning.

Suku Dong. (Foto: JX/Ist)
Suku Dong. (Foto: JX/Ist)

Namun sejak didirikannya Dinasti Qing (1616-1912), dan karena perkawinan dan berbaurnya antara suku Han dan Manchu, maka perbedaan di antara kedua etnis ini semakin lama hilang secara perlahan-lahan. Banyak orang Manchu percaya Shamanisme yang kemudian mereka meyakini agama Buddha.
Tibet. Jumlah etnis ini sekitar 5 juta. Orang-orang Tibet umumnya tinggal di Wilayah Otonomi Tibet di tenggara Tiongkok yang bertetangga dengan Provinsi Qinghai, Gansu, Sichuan, dan Yunnan.
Orang-orang Tibet memiliki bahasa dan tulisan sendiri. Namun bahasa Tibet itu cabang dari bahasa Kamboja, sistem bahasa Tiongkok-Tibet.
Suku minoritas Yao, berjumlah hanya 2,6 juta dan umumnya tinggal di Provinsi Guangxi, Hunan, Yunnan, Guangdong, Guizhou dan Jiangxi. Suku ini mencari nafkah dengan bertani yang tinggal berpencar dalam kelompok-kelompok kecil di seluruh wilayah Pegunungan.
Itu adalah suku-suku minoritas di Tiongkok yang hidup tersebar di berbagai wilayah negeri itu. Namun masih ada lagi kelompok etnis lainnya yang ada yaitu: etnis minoritas, Bai, Naxi, Hani, Kazak, Qiang, Shui, Tujia dan Yi. [JX/berbagai sumber/Eka]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here