FBI Jogja Dukung Mahfud MD Jadi Presiden 2014

Jia Xiang – Massa yang tergabung dalam Forum Bersih-bersih Indonesia (FBI) Yogyakarta menggelar aksi pengumpulan 10.000 tanda tangan dari masyarakat untuk mendukung Mahfud MD sebagai calon presiden (capres) 2014.

Dalam aksinya mereka membentangkan kain putih sepanjang 97 meter di kawasan titik nol Yogyakarta, Senin (1/4). Koordinator aksi, Mulyadi, menuturkan, aksi dukungan terhadap mantan ketua Mahkamah Konstitusi (MK) tersebut sebagai capres 2014 dimaksudkan untuk mengetahui apresiasi masyarakat khususnya di Yogyakarta, dalam menilai sosok Mahfud MD sebagai capres yang kompeten.
“Aksi ini dilakukan serentak di beberapa kota lain seperti Medan, Lampung, Jakarta dan besok malam di Jawa Timur. Melalui tanda tangan yang terkumpul, kami hanya ingin melihat apresiasi masyarakat jika Mahfud maju sebagai capres,” ujarnya.

Para aktivis menilai Mahfud MD merupakan sosok yang memiliki kredibilitas, integritas moral dan kapasitas sebagai tokoh yang sangat pantas dan layak menjadi presiden 2014. Di sisi lain, sampai saat ini belum terlihat pemimpin lain yang mampu menyelesaikan permasalahan kritis di Indonesia.

“Kini hanya ada satu pilihan, jika kita ingin republik ini berubah menjadi negeri yang demokratis, berkeadilan, bermartabat dan bebas korupsi maupun krisis multidimensional, maka kita harus mengusung dan mendukung Mahfud MD sebagai presiden RI yang akan datang,” tandas Mulyadi lagi.

Ia menuturkan sudah 14 tahun Indonesia berada di masa transisi demokrasi. Social cost yang harus dibayar pun sudah terlalu banyak. Namun tampaknya Indonesia akan terus berada dalam transisi demokrasi jika tidak ada pemerintahan yang kuat dengan pemimpin yang tangguh dan tepat untuk mengakhiri situasi ini.

Hingga saat ini, belum terlihat pemimpin yang mampu menyelesaikan permasalahan yang ada di Indonesia dari beragam krisis yang ada, seperti korupsi, krisis ekonomi, krisis politik, krisis sosial, krisis budaya hingga krisis keagamaan. Selain itu, kepemimpinan di Indonesia juga belum ada yang bisa mengatasi persoalan kemiskinan, pengangguran, keterbelakangan, ketidakadilan, kekerasan, hingga penyalahgunaan kekuasaan yang seakan-akan tidak mau beranjak dari negeri ini.

“Saat ini negara membutuhkan kepemimpinan dari seorang yang berani, tegas, dan pandai untuk dapat menemukan solusi atas permasalahan yang dialami rakyat. Rakyat sangat mengharapkan pemimpin yang profetik (kenabian), sederhana, jujur, dan tidak berorientasi pada kekayaan pribadi serta selalu mengutamakan kepentingan rakyat. Dan yang paling mendesak sesungguhnya adalah pemimpin yang memiliki kapasitas untuk memberantas korupsi di negeri ini,” katanya.

Ia mengatakan partai politik yang cerdas dan berpihak kepada kepentingan rakyat, tentu akan mengerti aspirasi rakyat ini. [Pri/V1]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here