Festival 1000 Topeng Padukan Budaya Indonesia dan Tiongkok

YOGYAKARTA, JIA XIANG – Opera Beijing merupakan kesenian populer di Tiongkok. Kesenian ini merupakan seni pertunjukan yang memadukan seni vokal, dialog, akting, silat dan tari yang menuturkan cerita dengan melukiskan berbagai karakter tokoh-tokohnya. Rias muka adalah seni yang paling berciri khas dalam Opera Beijing, setia atau jahat, cantik atau jelek, baik atau buruk hati, terhormat atau hina dari suatu tokoh.

Sesuai dengan perkembangan zaman beberapa riasan muka dalam Opera Beijing disederhanakan dengan menggunakan topeng.

Di Indonesia, topeng pun dianggap sebagai ekspresi seni paling tua yang pernah diciptakan peradaban manusia sekaligus memiliki nilai seni yang tinggi. Ragam topeng nusantara menyimpan makna dan nilai-nilai tersendiri bagi masyarakat Indonesia dan menggambarkan beberapa karakter antara lain karakter ramah, lemah lembut, bijaksana, dan ada pula karakter yang mengekspresikan kemarahan.

Beragamnya jenis topeng di Indonesia merupakan salah satu kekayaan seni dan budaya yang harus dilestarikan khususnya bagi generasi penerus bangsa. Topeng di Indonesia yang memiliki banyak simbol dan kepercayaan akan dipadukan dengan kesenian rias muka/topeng Opera Bejing dari China yang memiliki karakter beragam.

Perpaduan ini akan ditampilkan dalam “Festival 1000 Topeng” di gedung Kampus II KB-TK Budi Utama, Jl. Wijayakusuma 150 Yogyakarta, pada tanggal 20 Februari 2016. Diselenggarakan Sekolah Budi Utama bekerja sama dengan Yong Chun Chinesse Language Center Surabaya, festival ini dikemas dalam bentuk perlombaan melukis topeng secara berkelompok. Dalam satu kelompok terdiri dari 5 anak yang akan melukis 10 topeng.

Lomba ini dibuka untuk umum dan terdapat tiga kategori peserta yakni TK, SD, dan SMP-SMA. Hadiah uang pembinaan bagi para pemenang sebagai berikut, Juara I Rp 2.000.000, Juara II Rp 1.500.000, dan Juara III Rp 1.000.000. Penyelenggara mengenakan biaya pendaftaran Rp 100.000/ kelompok. Fasilitas yang disediakan dalam lomba adalah topeng dan cat warna.

Sekolah Budi Utama juga akan mendaftarkan event Festival ini dalam rekor MURI, jika topeng yang dilukis mencapai target 1.000 topeng. Peserta lomba akan dijelaskan tentang arti warna dan karakter oleh guru-guru yang ahli di bidangnya, sehingga dalam berseni mereka tetap memiliki acuan pada sejarah dan budaya melalui workshop singkat sebelum lomba. [JX/PR/W5]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here