FIFA Minta Maaf Atas Tayangan Logo Piala Dunia 2018

MOSKOW, JIA XIANG – FIFA mengungkapkan permohonan maaf akibat penayangan video Piala Dunia 2018. Pada video itu terdapat gambar wilayah yang masih dalam sengketa yaitu Semenanjung Krimea.
Dalam tayangan itu Semenanjung Krimea adalah bagian dari wilayah Rusia. Padahal hingga kini perebutan wilayah itu masih berlanjut antara Rusia dengan Ukraina. Penayangan logo Piala Dunia itu dilakukan di Bioskop Bolshoi, Moskow, hari Selasa (28/10/14), meliputi gambar peta tuan rumah Rusia meliputi Krimea.
Video itu dibuat oleh agensi kreatif lokal atas pesanan Komisi Organisasi Piala Dunia Rusia. Setelah penayangan perdana itu, kini gambar peta Krimea itu dihapus, ungkap FIFA.
Sejauh ini berita yang beredar di berbagai media menjelaskan bahwa Rusia merebut Semenanjung Krimea pada bulan Maret lalu dan dikecam oleh banyak negara Barat. Pemerintahan Ukraina juga mengklaim bahwa Krimea itu masih bagian wilayah mereka.
Bahkan tayangan video itu juga sudah dihapus dari You Tube FIFA dan diganti dengan tayangan yang sudah perbarui. Film logo itu merupakan tayangan ringan yang digunakan untuk memperlihatkan emblem Piala Dunia.
Tayangan itu diperlihatkan setelah FIFA dan UEFA menjadi mediator kebuntuan pembicaraan antara organisasi sepakbola Rusia dengan Ukraina mengenai status klub-klub sepakbola di Krimea. Salah satu keputusan UEFA adalah sejak Agustus lalu mereka tidak akan mengakui tiga klub Krime yang diabsorsi dengan sistem liga Rusia. [JX/The Guardian/E4]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here