Filipina Khawatir Tiongkok Kuasai Wilayah Lain di LCS

Para nelayan di kawasan Masinloc, Filipina. (Foto: JX/Ist)

MANILA, JIA XIANG – Eugenio Bito-onon Jr., walikota sebuah kawasan yang diklaim Filipina di Kepulauan Spratly mengatakan, dia melihat kapal-kapal Tiongkok di atol Jackson selama dua hari berturut-turut pekan lalu. Hal itu diketahuinya sewaktu dia berada di pesawat terbang di atas kawasan itu.
Pejabat itu, Rabu (2/3/16) mengatakan, dia baru-baru ini melihat lima kapal yang diduga milik pasukan pengawal pantai atau Angkatan Laut (AL) Tiongkok di sebuah atol (kumpulan terumbu karang dalam bentuk melingkar) di Laut Cina Selatan (LCS). Dia khawatir Beijing akan berusaha menguasai sebuah kawasan lain yang sering dikunjungi nelayan-nelayan dari Filipina, Vietnam, dan Malaysia.
Kapal-kapal pemerintah Tiongkok itu, ujar Bito-onon, sebelumnya tidak pernah ditempatkan di atol yang oleh Filipina dinamakan Quirino. Atol Jackson terletak beberapa kilometer dari karang Mischief yang diklaim Filipina, namun diduduki Tiongkok tahun 1995 dan diubah menjadi sebuah pulau yang tampak seperti landasan pacu pesawat. Atol itu terletak di antara Provinsi Palawan, Filipina Barat, dan Pulau Titu, yang diduduki Filipina di Spratly.
Sementara itu, Departemen Luar Negeri Filipina sedang berusaha meneliti kebenaran laporan keberadaan kapal-kapal Tiongkok itu dan laporan suratkabar Philippine Star yang memberitakan, kapal-kapal Tiongkok itu melarang nelayan-nelayan Filipina mendekati kawasan tersebut. Sejauh ini belum ada tanggapan dari Kedubes Tiongkok mengenai laporan tersebut. [JX/VOA/Eka]

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here