Gempa Tidak Pengaruhi Ekonomi Negara

Jia Xiang – Gempa kuat yang mengguncang wilayah barat laut Provinsi Sichuan Cina menimbulkan kerugian besar. Tetapi bencana itu tampaknya tidak akan merusak   ekonomi negara tersebut, ungkap beberapa analis, hari Rabu (24/4/13) di Beijing.
Gempa berkekuatan 7,0 pada skala Richter mengguncang Kota Ya’an, Sichuan, hari Sabtu (20/4/13). Data terakhir pemerintah setempat menyebutkan  sedikitnya 193 orang tewas dan melukai lebih dari 12.200 penduduk.
“Apa yang kita pelajari  dari gempa di wilayah itu tahun 2008, yaitu dampak terhadap ekonomi kecil kali. Kerugian di wilayah gempa, sepatutnya tidak dibesa-besarkan menjadi bencana bagi ekonomi secara keseluruhan,” ungkap Wang Xiaoguang, peneliti pada Akademi Pemerintahan Cina.
Sampai hari Minggu sore, gempa itu telah mengguncang sekitar dua juta wilayah permukiman, mengghancurkan lebih dari 24.000 rumah, jalan-jalan, dan  penampungan air, kata pejabat pemerintah Provinsi Sichuan.

Hari Senin (22/4/13) pasar modal di negara itu sedikit merosot.
Tetapi investor  bertumbuh lebih mengkhawatirkan setelah HSBC merilis data kelemahan  produksi fabrikan d Cina. Indeks Key Shanghai merosot 2,57 persen hari Selasa (23/4/13) demikian dikutip Chinadaily.com.cn.
Dibutuhkan lebih banyak waktu untuk menghitung seberapa besar kerugian yang terjadi, tetapi data itu kemungkinan akan lebih rendah dibanding gempa yang menimpa Kota Wenchuan, Sichuan. Gempa itu mengakibatkan 87.000 orang tewas atau hilang,  demikian data yang dikeluarkan terkait perkiraan pasar.
Laporan Barclays, hari Senin memperkirakan kerugian langsung terhadap ekonomi Cina diperkirakan sekitar 10 miliar yuan (1,6 miliar dollar AS). Angka ini jauh lebih rendah dibanding 845 miliar yuan  akibat gempa di Wenchuan.
Kerugian yang dialami Kota Ya’an diperkirakan hanya 1,67 persen dan hanya 0,07 persen dari ekonomi nasional. Pendapatan utama kota itu dari sector pariwisata, dan pertanian. [E4]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here