Gubernur Jambi : Belanja Ramadan Jangan Berlebihan

Jia Xiang- Pasca kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) menyebabkan harga sejumlah bahan kebutuhan pokok mengalami kenaikan.   Kenaikan juga diikuti peningkatan permintaan sejumlah kebutuhan pokok selama Ramadan.    Menyikapi kondisi tersebut,  Gubernur Jambi H. Hasan Basri Agus (HBA) menghimbau masyarakat Jambi untuk tidak berlebihan dalam membeli kebutuhan pokok selama Ramadan.  “Dalam menjalankan puasa Ramadan,  biasakan untuk tidak belanja berlebihan, ” katanya.

“Saya juga mengajak seluruh masyarakat Jambi dan seluruh instansi terkait untuk bersama-sama melakukan pengawasan dan pemantauan harga bahan pokok, agar tidak ada ada praktek spekulan dan penimbunan” kata Gubernur di sela-sela acara pembukaan ‘Bazar Ramadan Terpadu’ yang digelar di halaman rumah dinas Kepala Bulog Divisi Regional Jambi,  Rabu (10/7/13).

Gubernur juga meminta dinas terkait untuk terjun kelapangan untuk melakukan pemantauan terhadap barang-barang  kadaluarsa dan illegal.

Lebih jauh Gubernur menyatakan, “Kegiatan Bazar Ramadan Terpadu yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Jambi bekerjasama dengan Bulog Mart dan Bank Rakyat Indonesia Perwakilan Provinsi Jambi ini,  ditujukan untuk membantu meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok  di bulan puasa, “ katanya.

Berdasarkan pantauan Jia Xiang Hometown,  pada kegiatan Bazar Ramadan tersebut dijual berbagai kebutuhan pokok dan paket sembako murah serta jajanan Ramadan dengan harga yang relatif  lebih ekonomis  dan terjangkau.

Dalam sambutannya Gubernur Hasan Basri Agus menyampaikan terima kasih kepada Bulog dan Tim Pengendali Inflasi Provinsi Jambi yang telah berinisiatif menyelanggarakan Bazar Ramadan Terpada,  “Saya atas nama pemerintah dan masyarakat Jambi, merasa bangga dan menyambut baik terselenggaranya Bazar Ramadhan Terpadu ini, ”ujar Hasan Basri.

Hasan Basri juga mengungkapkan bahwa beberapa waktu yang lalu,  dirinya sudah minta laporan
Perkembangan dan pergerakan harga bahan pokok serta ketersediaannya selama bulan Ramadan dan menghadapi Hari Raya Idul Fitri dari Tim Pengendali Inflasi Provinsi Jambi dan instansi terkait lainnya.   “Alhamdulillah,  semua dalam kondisi aman dan terkendali,  karenanya pada kesempatan ini,  saya perintahkan kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Dinas Perhubungan untuk memperhatikan titik-titik rawan jalur distribusi barang dan orang, “katanya.

Gubernur juga meminta Badan Pengendalian Obat dan Makanan (POM)  dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan untuk meningkatkan kinerjanya dalam memantau barang  yang beredar,  terlebih pada bulan puasa,  karena sering ditemukan barang yang sudah kadaluarsa yang dijual dengan harga murah. [LEE/A1]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here