Gubernur Sumatera Utara Minta Badan Otorita Danau Toba Jalankan Tupoksinya

Kepala Badan Otorita Danau Toba Arie Prasetyo saat bertemu dengan Gubsu H T Erry Nuradi. (Foto: Ist./W5)

MEDAN, JIA XIANG – Untuk mewujudkan kemajuan kawasan wisata Danau Toba, Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) HT Erry Nuradi mengharapkan agar Badan Otorita Danau Toba dapat segera melaksanakan tugas pokok dan fungsinya (tupoksi), baik dari sisi administrasi maupun konstruksinya. Dengan demikian program pengembangan kawasan wisata Danau Toba dapat segera dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Masyarakat yang ada di sekitar Danau Toba dapat segera merasakan dan sekaligus bisa melihat bagaimana perkembangan Danau Toba ke depan yang lebih baik,” kata Erry saat menerima pengurus Badan Otorita Danau Toba yang dipimpin Kepala Badan Otorita Danau Toba Arie Prasetyo di Gubernuran, Kamis (15/12/16).

Gubsu juga mengharapkan dalam proses pengembangan Danau Toba, Badan Otorita Danau Toba melibatkan masyarakat sekitar Danau Toba. “Dengan demikian pariwisata ini dapat menjadi lokomotif  maupun sarana yang juga meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat di sekitar danau toba,” pesan Erry.

Kepala Badan Otorita Danau Toba Arie Prasetyo mengatakan bahwa kedatangan pengurus dimaksudkan untuk melaporkan kepada Gubsu bahwa Pengurus Badan Otorita Danau Toba telah dilantik Menteri pada 30 Nopember 2016 yang lalu. Oleh karenanya  pengurus akan segera merapat ke kawasan Danau Toba guna mempercepat pelaksanaan tugas pokok dan fungsi Badan Otorita Danau Toba.

Untuk tahap awal Badan Otorita akan menyusun master plan. Dalam penyusunan master plan tersebut Badan Otorita Danau Toba itu mempunyai dua fungsi yaitu fungsi koordinatif  dan kawasan otoritatif.

Fungsi otoritatif, lanjutnya, meliputi tujuh kabupaten di seluruh kawasan Danau Toba. Akan disusun masterplan terintegrasi kawasan untuk Danau Toba. “Sehingga nantinya kita akan punya masterplan terpadu untuk Danau Toba, pengembangan Danau Toba selama 20-25 tahun ke depan,” ujarnya.

Selanjutnya kawasan otoritatif  yang saat ini berada di Kabupaten Tobasa di dekat Bandara Sibisa juga akan dilakukan perencanaan. “Mudah-mudahan pertengahan tahun 2017 akan selesai perencanaannya,” kata Arie.

Secara paralel Badan Otorita juga akan melakukan pertemuan dengan beberapa investor dari dalam dan luar negeri. Sembari masterplan berjalan, juga akan memulai pembangunan inftrastruktur  dan sarana lainnya.[JX/jpp/W5]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here