Guqin Paling Rumit di Dunia

Jia Xiang – Guqin atau qin, adalah alat musik tradisional tujuh senar. Alat music ini termasuk kerabat dari keluarga kecapi, dan memiliki sejarah panjang di Cina sekitar 5.000 tahun.

Para sarjana dan orang bijak menganggap qin sebagai instrumen musik tunggal yang menangkap esensi dari kebudayaan tradisional Tiongkok.

Qin, bersama dengan kaligrafi, catur, dan lukisan,  dianggap empat hal keterampilan yang harus dikuasai bagi para sastrawan, kaum intelektual, dan orang-orang berbudaya di zaman Cina kuno. Tujuannya untuk mengolah batin mereka.

Panjang guqin biasanya sekitar empat meter, dengan kepala, leher, bahu, dan pinggang, dan ekor yang menyatu bagai sebuah keajaiban. Permukaan papan yang melengkung mewakili Surga, sementara bagian bawah yang datar mewakili Bumi.

Secara tradisional, instrumen ini memiliki lima senar yang terbuat dari sutra, yang melambangkan lima unsur yaitu logam, kayu, air, api, dan bumi. Sedangkan dua senar tambahan pada dasarnya adalah bentuk  guqin yang lebih modern. Namun senar sekarang biasanya terbuat dari baja.

Dengan lebih dari 1.000 teknik jari yang berbeda, guqin adalah salah satu instrumen yang paling rumit di dunia untuk dipelajari, dan membutuhkan dedikasi besar untuk menguasainya

Kelincahan tangan dibutuhkan untuk memetik, memilih, menggeser, mendorong, dan menggetarkan senar supaya dapat  menghasilkan berbagai suara, dari air yang mengalir hingga ke nada keras dan cerah. [epoch times/E4]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here