Gus Dur Diusulkan Memperoleh Anugerah Gelar Pahlawan

KH Abdurrahman Wahid, Presiden keempat Republik Indonesia. (Foto: Ist./W5)

SURABAYA, JIA XIANG – Presiden keempat Republik Indonesia KH Abdurrahman Wahid, yang kerap disapa Gus Dur, diusulkan Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Ansor Jawa Timur agar memperoleh anugerah gelar pahlawan.

“Gelar itu untuk mengabadikan pemikiran Gus Dur yang memiliki kontribusi besar bagi keutuhan NKRI. Pikiran dan sikap Gus Dur selama hidupnya menjadi perekat bagi keberagaman bangsa ini,” kata Sekretaris PW GP Ansor Jawa Timur, H Ahmad Tamim, di Surabaya, Selasa (8/11/16).

Gelar kepahlawanan bagi Gus Dur, paparnya lebih lanjut, adalah untuk memberikan pengetahuan kepada seantero anak negeri tentang pentingnya melestarikan hidup dalam keberagaman Indonesia.

“Gus Dur boleh meninggalkan kita, tetapi ajaran pluralisme Gus Dur tidak boleh kita tinggalkan, tetap kita lanjutkan,” ucapnya.

Gus Dur, lanjutnya, dalam melihat keberagaman dengan dua variabel, yaitu agama dan negara. Gus Dur adalah ulama yang nasionalis atau nasionalis yang ulama.

“Karena itu, kita harus menghidupkan dan mereaktualisasikan pemikiran Gus Dur. Dengan pikiran dan sikapnya itu, Gus Dur menjadi sosok pemimpin yang diterima masyarakat lintas agama dan suku,” kata Gus Tamim, panggilan akrab Ahmad Tamim.

Dalam pandangan Ansor, jelasnya, Indonesia adalah negara beragam budaya, maka gelar kepahlawanan bagi Gus Dur bukanlah untuk Gus Dur dan keluarganya, tetapi untuk mengabadikan pemikiran kebhinnekaan Gus Dur.

“Apalagi, Indonesia saat ini dilanda pemikiran yang kasar, suka menyalahkan, suka provokasi, main klaim, dan menyalahi budaya bangsa yang berakhlak, karena itu saatnya menghidupkan pemikiran Gus Dur,” tuturnya.[JX/Win]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here