Hadapi Pemerintah Baru AS, Cina Disarankan Hentikan Intervensi Yuan

(Foto: JX/Ist)

BEIJING, JIA XIANG – Pemerintah Cina disarankan untuk menghentikan intervensi dalam mengendalikan nilai mata uang yuan dan biarkan nilai tukarnya jatuh, sebelum Donald Trump duduk di Gedung Putih pada akhir Januari 2017.

Demikian saran yang disampaikan Yu Yongding, anggota senior pada Akademi Ilmu Pengetahuan Sosial Cina, dalam sebuah artikel yang dipublikasikan di Shanghai Securities News. Menurut dia, mata uang Cina tampaknya depresiasi terhadap mata uang dollar AS dalam beberapa bulan ke depan.

Beijing, menurut dia, harus membiarkan yuan jatuh sebanyak yang diinginkan pasar, sambil tetap mengendalikan arus modal masuk dan keluar negeri ini.

Yu adalah satu-satunya orang  lembaga itu yang duduk dalam komisi kebijakan moneter bank sentral Cina, pada saat Cina melepas kendali terhadap mata uang dollar AS 2005. Dalam artikel itu disebutkan:..”dalam beberapa bulan ke depan, kemungkinan naiknya pemasukan aset dalam dollar …dan arus modal keluar akan menciptakan tekanan depresiasi lebih besar pada yuan.

“Dari sekarang hingga Presiden Terpilih Donald Trump secara resmi duduk di Gedung Putih adalah masa tenggang yang baik untuk mengabaikan intervensi pasar dan membiarkan yuan sepenuhnya lepas dari tekanan depresiasi,” ungkap Yu.

Menurut Yu, Cina dapat mengelola segala kemunduran mulai dari jatuhnya yuan sepanjang pemerintah dapat mempertahankan pengendalian modal masuk dan keluar. Dia juga memperkirakan, mata uang yuan akan anjlok antara 20% hingga 25%.

Mengendalikan modal masuk dan keluar  harus tepat bersamaan dengan langkah atau kebijakan “pertahanan” yang dilakukan oleh bank sentral. “Memperketat pengendalian modal sudah sangat benar. Untuk sekarang, mereka harus lebih memperketat lagi bukan melonggarkannya,” tulis Yu. [JX/SCMP/Eka]

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here