Harga Emas Anjlok

Chicago, Jia Xiang – Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange ditutup dengan kerugian lebih dari dua persen pada Senin (2/12/13) atau Selasa (3/12/13) pagi setelah kegiatan manufaktur Amerika Serikat pada bulan lalu naik ke tingkat terbaik lebih dari dua tahun.

Adapun kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Februari turun 28,5 dolar AS, atau 2,28 persen, menjadi menetap di 1.221,9 dolar AS per ounce. Ini adalah penutupan terendah sejak 5 Juli, menurut data FactSet yang melacak kontrak paling aktif.

Menurut analis pasar Federal Reserve AS semakin memperoleh lebih banyak bukti bahwa bank sentral dapat mulai memperlambat pedal gas stimulusnya, yang menekan perdagangan aset-aset ‘safe haven’, seperti emas.

Manufaktur di AS secara tak terduga mengalami akselerasi pada November lalu di laju tercepat dalam lebih dari dua tahun, yang menunjukkan pabrik-pabrik akan menjadi sumber kekuatan bagi perekonomian menuju ke 2014 mendatang.

Berdasarkan laporan, Indeks Institute for Supply Management (ISM) naik menjadi 57,3, tertinggi sejak April 2011 silam, dari 56,4 bulan sebelumnya, laporan.

Emas berjangka naik 70 persen dari Desember 2008 hingga Juni 2011 karena The Fed memperluas neracanya melalui pembelian surat utang sehingga memicu ekspektasi percepatan inflasi dan melemahnya dolar AS.

Sementara perak untuk pengiriman Maret turun 74,4 sen, atau 3,71 persen, menjadi ditutup pada 19,289 dolar AS per ounce. [Ant/B1]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here