Heru Benarkan Teman Ahok Sewa Aset Daerah untuk Posko

JAKARTA, JIA XIANG – Posko relawan Teman Ahok di kawasan Graha Pejaten, Jakarta Selatan, dikabarkan milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. Hal itu dibenarkan oleh Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Heru Budi Hartono.

Menurut Heru, Graha Pejaten memang aset milik DKI. Penyewaannya, sudah memiliki dasar hukum yang legal dan tidak bermasalah.

“Boleh. Memang (aset daerah) disewakan. Asalkan bayar dan mekanismenya benar,” ungkap Heru melalui pesan singkat di Jakarta, Senin (21/3/16).

Barang Milik Negara/Daerah (BMD) memang ada di ranah tanggung jawab BPKAD. Tetapi, dalam penyewaan Posko Teman Ahok, Heru tidak tahu bagaimana cara mereka menyewa. Ia hanya tahu rumah itu sudah dibayarkan sewanya.

Ia menegaskan, ada Peraturan Pemerintah Nomor 27 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Barang Milik Negara/Daerah (BMD). Dalam Peraturan itu disebutkan, aktivitas sewa merupakan pemanfaatan BMD oleh pihak lain, dalam jangka waktu tertentu dan menerima imbalan uang tunai.

Seperti diketahui, Pendiri lembaga survey Cyrus Network, Hasan Nasbi, memberikan bantuan sewa rumah di kawasan Graha Pejaten. Bantuan itu diberikan karena Teman Ahok belum memiliki modal untuk mendirikan sebuah posko relawan.

Teman Ahok didirikan oleh beberapa realawan untuk mendukung Gubernur Petahana Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok secara independen pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI 2017.

Hasan juga menjadi donatur pertama untuk Teman Ahok. Ia mengakui menyewa rumah nomor tiga di Graha Pejaten pada 2014 dari PT Griya Berlian. Berdasarkan pengakuannya pekan lalu, Hasan meyakini, kontrak sewa rumah tersebut belum habis maka dari itu dia berani memberikan kepada relawan Teman Ahok.]JX/Cka/W5]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here