Hingga Kini Keberadaan Kotak Hitam Belum Jelas

Kotak hitam

JAKARTA, JIA XIANG – Hari ini  pencarian black box (kotak hitam) pesawat terbang AirAsia QZ8501 dilanjutkan. Namun hingga kini belum dikonfirmasikan keadaan benda yang berada di ekor pesawat terbang tersebut di Selat Karimata, Kalimantan Tengah, ungkap Kepala Basarnas Marsekal Madya FHB Soelistyo, di Jakarta. Jumat (9/1/14).

Kepala Basarnas menambahkan, tim penyelam sudah disiapkan di sejumlah kapal yang memiliki alat pendeteksi sinyal kotak hitam itu. Karena itu, bila cuaca dan arus mendukung, tim penyelam segera mencari kotak hitam itu.

“Jika terdeteksi dan cuaca baik, visibility juga baik maka akan diturunkan lebih dulu adalah penyelam baru kemudian robot bawah air atau ROV agar lebih cepat,” jelas Soelistyo sambil menegaskan kembali bahwa  pihaknya belum dapat mengkonfirmasi keberadaan kotak hitam tersebut.

Di bagian lain Basarnas membantah telah mendapatkan sinyal ping dari kotak hitam itu. Hingga hari ketiga belas pencarian, keberadaan kotak hitam itu belum jelas.  “Yang bisa mendeteksi sinyal ping itu cuma alat, dengan pinger locator beacon. Sampai hari ini belum ada sinyal apa pun,”  tegas Kepala Basarnas.

Namun, Basarnas yakin kotak hitam itu masih berada ekor pesawat yang ditemukan. Karena itu, upaya pengangkatannya juga dirancang sedemikian rupa seperti dengan floating baloon maupun ditarik dengan crane  dari kapal Crest Onyx.  Sementara itu, kapal yang memiliki kemampuan sonar dan pendeteksi sinyal ping, yakni Kapal Navigasi Jadayat dan kapal milik tim KNKT terus beroperasi.

“Saya berharap ekor secepatnya diangkat, sehingga bisa kita pastikan kotak hitam itu masih ada atau tidak. Biar waktu kita tidak habis. Prinsipnya pararel, jenazah juga dicari, kotak hitam juga dicari,” ungkap Soelistyo. [JX/E4]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here