IIAC Wadah Penting untuk Dorong Perkembangan Industri Otomotif Nasional

Indonesia International Automotive Conference (IIAC) telah berlangsung untuk ke 11 kalinya dengan mendatangkan pembicara ahli dari dalam negeri dan juga pakar otomotif internasional. (Foto: Ist./W5)

TANGERANG, JIA XIANG – Indonesia International Automotive Conference (IIAC) yang berlangsung untuk ke 11 kali pada tahun ini seiring dengan Gaikindo International Indonesia Auto Show (GIIAS) 2016 di gedung ICE, BSD City, Tangerang, Banten, dihadiri beragam asosiasi mulai dari Japan Automobile Manufacturer Association (JAMA), Korea Automobile Manufacturer Association (KAMA) serta Asosiasi Mobil Malaysia (AAM).

Di konferensi bertema “Auto Industry Globalization”, dihadirkan pakar otomotif dan ekonomi dari dalam negeri dan pakar otomotif internasional sebagai pembicara dengan topik yang beragam guna mencapai apa yang menjadi tujuan pemerintah Indonesia, menjadikan Indonesia sebagai tujuan produksi dan investasi otomotif dunia. Pandangan mereka plus diskusi dengan para peserta diharapkan memberi solusi permasalahan otomotif yang dihadapi saat ini. Salah satunya, produksi dan penjualan mobil lokal di Indonesia mengalami penurunan.

Penurunan volume penjualan dan produksi mobil lokal, yang terasa sejak tahun 2014, dapat memberikan dampak yang negatif terhadap pembangunan industri komponen. Industri otomotif Indonesia harus bergerak menuju pasar global untuk mengoptimalisasikan penggunaan kapasitas produksi terpasang.

Ketua Umum Gaikindo Yohannes Nangoi mengemukakan bahwa selain sebagai agenda wajib bagi setiap Pameran Otomotif internasional GIIAS, IIAC juga merupakan wadah penting untuk mendorong perkembangan industri otomotif nasional. “IIAC akan mempertemukan para pemangku kepentingan dari pemerintah dan industri otomotif untuk menyamakan tujuan dan langkah yang harus di jalankan untuk terus memberikan dorongan bagi perkembangan industri Otomotif Indonesia,” ujarnya

Sebagai catatan,  industri otomotif Indonesia menjadi salah satu industri andalan yang memiliki peran besar terhadap Pendapatan Domestik Bruto (PDB) nasional dengan pertumbuhan lebih besar dari rata-rata pertumbuhan PDB sejak 2010.  Industri otomotif juga merupakan elemen penting penggerak roda ekonomi Indonesia. Industri ini memberikan lapangan kerja bagi 1,4 juta pekerja di Indonesia, sehingga industri otomotif ini menjadi salah satu industri yang pertumbuhannya sangat diperhatikan negara.

Hasil dari konferensi ini diharapkan memberi masukan mengenai upaya peningkatan investasi pengembangan dan pencapaian tujuan roadmap industri otomotif Indonesia. Roadmap industri otomotif telah disusun dengan tujuan untuk mendorong jumlah produksi mobil hingga 2,5 juta unit pada tahun 2020. Target peningkatan produksi tersebut perlu dibarengi dengan target peningkatan investasi yang masuk ke indonesia. Dengan harapan dapat memberikan multiplier effect yang lebih besar bagi industri otomotif dan dalam mendorong perekonomian nasional untuk menjadi lebih baik.

Pemerintah pun diharapkan menerbitkan peraturan yang komprehensif mengenai sumber energi, lingkungan, infrastruktur serta peraturan untuk tidak hanya mendukung daya saing industri otomotif Indonesia, juga menjadi salah satu faktor penentu bagi Industri otomotif Indonesia untuk berkiprah secara global.[JX/W5]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here