Ikan Tuna Sirip Biru Dilelang Seharga Rp 8,2 Miliar

(Foto:JX/VOA)

TOKYO, JIA XIANG – Pemilik rantai restoran sushi Jepang, Kamis (5.1.17) memengkan lelang ikan tuna sirip biru seberat 212 Kg segharga Rp 8,2 miliar. Ini mungkin lelang terakhir di lokasi pasar ikan Tsukiji, yang sekarang berada di tengah kota Tokyo, Jepang.

Ini adalah harga lelang tertinggi unutk ikan yang teancam punah itu. Rekor harga ini tercatat pada lelang Tahun Baru 2013 yang mencapai Rp 16 miliar. Tahun ini harganya mencapai Rp 40 juta per kg, dibanding tahun 2013 yang mencatat harga per kg hanya Rp 10,5 juta.

Kiyoshi Kimura, pemilik perusahaan ratai restoran sushi Kiyomura Corp, begitu senang ketiga difoto berama ikan tuna yang ditangkap di lepas pantai utara prefektur Aomori. Kiyomura Corp adalah perusahaan yang mengelola rantai restoran Sushi Zanmai, sering memengkan lelang ikan tuna Tahun Baru.

Lelang Tahun Baru pada 2016, sedianya merupakan yang terakhri dilakukan di pasar ikan Tsukiji. Namun kepindahan pasar itu ke fasilitas baru di Teluk Tokyo, tertunda karena pencemaran tanah di lokasi yang dulunya kilang minyak.

Jepang adalah konsumen ikan tuna sirip niru terbesar di dunia. Melonjaknya konsumsi sushi membuat permintaan pun meningkat, sementara para pakar memperingatkan kemungkinan ikan tuna terancam punah.

Sementara itu, KOmisi Perikanan Pasifik Barat dan Tengah pada tahun 2015 memperketat batas penangkapan tuna intenasional, karena spesies itu ternacam punah, mengurangi penangkapan ikan tuna yang beratnya di bawah 30 kg menjadi separuh dari rata-rata penangkapan antara tahun 2002 dan 2004.

Tapi kenyataannya, penangkapan berlebihan berlanjut dan di beberapa wilayah tuna dipanen pada tiga kali lipat lebih besar. [JX/VOA/Eka]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here