IMBA Temukan Terobosan Cegah Kanker Payudara

(Foto: JX/ist)

WINA, JIA XIANG – Para peneliti dari Institut Bioteknologi Molekuler Austria (IMBA) di Wina, Austria mencapai sebuah terorobosan dengan menemukan kemungkinan cara pencegahan secara genetik penyebab kanker payudara.Tim peneliti yang merupakan kolaborasi dengan Fakultas Kedokteran Universitas Maryland, Amerika Serikat, menemukan bahwa bentuk kanker payudara sebagian besar dapat dicegah melalui cara memblokade gen tulang, demikian penjelasan dari IMBA, Selasa (31/5/16).
IMBA menambahkan, vairan kanker payudara disebabkan oleh mutasi pada gen BRCA1. Salah satu penderita ini adalah Aktris Angelina Joli. Wanita dengan pembawa mutasi seperti ini, 87 persen berisiko berkembang menjadi kanker payudara selama hidup mereka. Dan Angelina pun telah menjalani operasi atau matektomi dua kali untuk mengatasi gen tersebut.
Sebenarnya tim yang bermarkas di Wina itu, tahun 2010 telah memperlihatkan bahwa hormon seks bisa memicu kanker payudara melalui protein yang disebut RANKL dan reseptornya RANK, yang menjadi faktor-faktor kunci metabolisme tulang.
Kedua protein ini menjalani proses normal dalam memasok sel payudara yang memberi sinyal untuk bertumbuh. Namun ketika sel itu tidak berjalan sesuai fungsinya, sel payudara mulai terpecah dan menjadi banyak, lalu gagal mati seperti yang seharusnya dilakukan, akhirnya munculah kanker puyudara.
Jadi, kata para peneliti, dengan memblokade sistem RANKL dan RANK pada tikus dengan mutasi gen BRCA1 menyebabkan kelenjar susu sebagian besar normal, namun sebaliknya karsinoma invasif ditemukan pada kelompok kontrol.
Untuk menerapkan temuan ini pada manusia, para peneliti mengingatkan bahwa kaum perempuan yang telah menjalani pencegahan melalui mastektomi, menghambat RANKL dapat menyebabkan penurunan yang signifikan pertumbuhan dan penyebaran sel-sel jaringan payudara. Kini fase ketiga penelitian yaitu percobaan klinis sangat dibutuhkan untuk memastikan menajurannya pada manusia, tegas IMBA. [JX/Xinhua/Eka]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here