Indonesia Hadapi Serangan “Malware” Tertinggi di Dunia

SAN FRANSISCO, JIA XIANG – Pakistan, Indonesia, Palestina, Bangladesh dan Nepal menghadapi tingkat serangan malware atau perangkat lunak hama tertinggi di dunia, menurut laporan Microsoft Corp. Negara-negara dengan tingkat serangan terendah termasuk Jepang, Finlandia, Norwegia dan Swedia, menurut Microsoft dalam sebuah studi baru berdasarkan laporan intelijen Keamanan Microsoft, Kamis (5/5/16), berdasarkan sensor-sensor dalam sistem yang menggunakan perangkat lunak anti-malware atau hama milik Microsoft.
“Kami melihat ada lebih dari 10 juta serangan terhadap identitas setiap hari,” ujar manajer Microsoft, Alex Weinert, meskipun serangan-serangan itu tidak selalu berhasil. Sekitar setengah dari serangan itu berasal dari Asia dan seperlimanya di Amerika Latin.
Jutaan serangan terjadi setiap tahun dimana para penyerang memiliki kredensial yang sah, menurut Microsoft, yang berarti bahwa penyerang tahu nama dan kata kunci pengguna.
Sebuah teknologi yang dikenal sebagai ‘machine learning’ seringkali dapat mendeteksi serangan-serangan tersebut dengan melihat poin-poin data seperti apakah lokasi pengguna dikenal. Rata-rata, ada 240 hari antara pelanggaran keamanan dalam sistem komputer dan deteksi pelanggaran tersebut, ujar Tim Rains, direktur keamanan Microsoft. [JX/VOA/Eka]

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here