Indonesia Jajaki Pasar Tembakau Cina

Beijing, Jia Xiang – Tembakau Indonesia menjajaki pasar Cina, tidak saja sebagai bahan baku kretek dan cerutu tetapi juga bahan jadi bernilai tambah.

Ketua Tim Revitalisasi Pertembakauan Jawa Timur, Cipto Budiono mengatakan, selama ini tembakau Indonesia telah lama menguasai pasar Eropa dan Amerika. Sekitar 85 persen tembakau Indonesia masuk ke pasar Eropa dan Amerika, sisanya dieskpor ke beberapa negara di Asia seperti Hong Kong dan Malaysia. Untuk pengembangan pasar, saat ini Indonesia melakukan penjajakan pasar di Cina.

“Ini penjajakan kami pertama kali ke Cina, karena peluangnya juga cukup menjanjikan. Dalam penjajakan ini Indonesia menampilkan Konsorsium Tembakau Besuki Jawa Timur,” kata Cipto Budiono di Beijing, Rabu (27/11/13).

Pada pertemuan dengan Sekretaris Jenderal Pusat ASEAN-Cina Ma Mingqian dan beberapa pelaku industri tembakau dan rokok Cina, dipamerkan contoh daun tembakau Besuki dan produk jadi, terutama cerutu kelas atas baik yang diproduksi di dalam negeri maupun yang diproduksi pihak produsen di Eropa dan Amerika.

Direktur Pengembangan Mutu Barang Kementerian Perdagangan RI, Husniaty mengatakan selama ini pasar Cina tidak mengetahui jika kretek dan cerutu yang dipasok dari Eropa dan Amerika ke Cina menggunakan tembakau Indonesia.[Ant/U1]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here