Indonesia Makin Menampakan Diri sebagai Pengekspor Kendaraan Jadi

Wapres Jussuf Kalla tinjau arena GIIAS 2016. (Foto: JX/Win)

TANGERANG, IA XIANG – Ketua Umum Gaikindo Yohanes Nangoi menyampaikan bahwa pameran GIIAS 2016 merupakan event yang sangat penting, karena Industri otomotif Indonesia adalah salah satu industri andalan yang memiliki peran besar terhadap roda ekonomi Indonesia.

“Kehadiran GIIAS 2016 diharapkan dapat menjadi dorongan untuk tumbuhnya pasar domestik serta upaya peningkatan ekspor industri otomotif Indonesia,” ujarnya dalam acara pembukaan GIIAS 2016, Kamis (11/8/16), di Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD, Serpong.

Industri otomotif, paparnya, telah memberikan kontribusi yang cukup besar bagi perekonomian Indonesia dengan perkembangan kinerja industri kendaraan roda-4 di Indonesia. Hal ini didukung dengan peningkatan jumlah kendaraan roda-4 dalam negeri yang naik sebanyak 1,2% atau sebanyak 531.929 unit terjual selama semester 1 tahun 2016. Sementara tercatat sebesar 601.461 unit telah diproduksi selama semester 1 tahun 2016 atau naik 3,8% dibanding periode yang sama pada tahun 2015.

Peningkatan, lanjutnya, juga terjadi untuk kategori ekspor kendaraan jadi (CBU) di mana selama tahun 2015 ekspor CBU yang dilakukan adalah sebesar 207.691 unit sementara pada semester 1 tahun 2016 telah mencapai angka 93.998 unit yang di produksi. Sementara ekspor kendaraan terurai (CKD) di semester 1 tahun 2016 sebesar 91.194 set CKD, di tahun sebelumnya tercatat sebanyak 108.770 set CKD yang di ekspor dari Indonesia.

“Saat ini kapasitas produksi kendaraan di Indonesia sebesar 1.928.131 unit setelah adanya investasi oleh beberapa perusahaan anggota Gaikndo sebagai upaya untuk meningkatkan pertumbuhan dan memperkuat industri otomotif dan meningkatkan investasi. Untuk mencapai tujuan roadmap industri otomotif Indonesia, diperlukan aktifitas promosi untuk memperkenalkan potensi industri nasional dan pasar domestik serta menunjukkan kepada dunia internasional bahwa Indonesia layak diperhitungkan sebagai tujuan investasi,” Yohanes menjelaskan alasan mendasar GIIAS diselenggarakan.

Sebagai sebuah pameran international, GIIAS 2016 turut menyelenggarakan Indonesia International Automotive Conference yang ke- 11 pada tanggal 12 Agustus 2016 dengan tema “Auto Industry Globalization”. Konferensi ini akan dihadiri oleh para pembicara dari berbagai negara yang akan membahas tentang pengalaman masing-masing dalam pengembangan industri kendaraan dengan teknologi hemat energi antara lain teknologi mobil hybrid, mobil listrik, serta kebijakan Pemerintah yang mendukung program tersebut.

“Pameran dan konferensi kali ini diharapkan dapat memberikan informasi tentang industri otomotif nasional dan global serta industri pendukungnya, serta memberikan informasi bahwa Indonesia merupakan pasar produk otomotif yang potensial, sehingga menarik bagi investasi dibidang otomotif serta dukungan kebijakan pemerintah,” jelas Yohanes.

Selanjutnya Ketua Umum Gaikindo mengajak semua pihak untuk ikut berperan secara aktif dalam pengembangan industri otomotif di Indonesia, karena industri otomotif Indonesia mempunyai peran yang sangat strategis dan memberikan dampak ganda dalam menyumbang perekonomian nasional. [JX/W5]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here