Jack Ma Bicara Soal Tai Chi

Jack Ma (Foto: JX/Ist)

BEIJING, JIA XIANG – Pengusaha sekaligus pendiri Alibaba, situs jual-beli terbesar di Cina, Jack Ma, rupanya bukan saja mahir berbicara soal bisnisnya itu, tetapi juga dia termasuk orang penggemar olahraga bela diri.

Dalam sebuah komentarnya yang dipublikasikan di situs web Weibo, Jack Ma mengomentari hasil pertandingan antara master tai chi yang berhadapan dengan petarung mixed martial arts (MMA) atau bela diri campuran. Hasil pertandingan itu menangkan oleh petarung MMA.

Menurut Jack, duel dan hasil pertandingan itu tidak bermakna. Sebab pada prinsipnya  dua olah raga bela diri itu berbeda. Jack dikenal orang yang senang tai chi, namun dia juga gemar menyaksikan pertarungan MMA.

Pada tulisannya itu, Jack Ma merujuk pada pertandingan antara petarung MMA, Xu Xiaodong dan master tai chi, Wei Lei. Pertarungan itu, ujarnya , tak lebih dari sebuah “perkelahian jalanan”.

“Perkelahian jalanan tidak bisa diperbedatkan. Bandingkan teknik-teknik serangan MMA dan tai chi…peraturan mereka berbeda. Jadi pertanyaannya di luar konteks,” tegas Jack Ma dalam tulisannya yang dibuat dalam perjalanannya dari Meksiko menuju Argentina.  Alibaba diketahui juga kini menjadi pemilik koran South China Morning Post.

“Tampaknya seperti memaksxakan membandingkan gol di pertandingan  bola basket dengan  sepakbola, dan kesimpulannya bahwa sepakbola lebih unggul dibanding bola bakset. Ini seperti membandingkan babek dengan ayam. “Sebuah kompetisi seharusnya memiliki aturan yang sudah ditetapkan secara tepat. “

Sedangkan Xu dan Wei saling berjadapan di sebuah pertandingan di Chengdu, Provinsi Sichuan, Kamis lalu. Xu hanya membutuhkan waktu 10 detik untuk menundukkan master tai chi, Wei. Akhirnya pertandingan itu menjadi perdebatan luas terutama mengenai penggunaan tai chi dalam perkelahian biasa.

Dalam tulisannya Ma menambahkan bahwa tai chi pasti digunakan dalam perkelahian nyata, tetapi orang yang bisa menggunakan tai chi  dalam perkelahian sangat sedikit. Umumnya para pelaku tai chi menggunakannya dalam bentuk berolahraga.

“Tai chi ditemukan bukan untuk menyerang atau bertahan. Tetapi melalui gerakannya bisa mengilustrasikan  filosofinya,” ujar Jack. “Serangan dan pertahanan adalah bagian dari tai chi, tetapi yang pasti tidak semua.”  [JX/SCMP/Eka]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here