Jalur Alternatif Saat Pembangunan Jalur MRT Cawang-Dukuh Atas

JAKARTA, JIA XIANG – Pembangunan Kereta Api Ringan / Light Rail Transit (LRT) Wilayah Jabodetabek jalur Cawang-Dukuh Atas saat ini telah memasuki tahap konstruksi. Dinas Perhubungan DKI Jakarta merilis pengaturan lalu lintas yang akan dilakukan untuk menunjang kegiatan tersebut.

“Panjang Lintasan (LRT) jalur Cawang-Dukuh Atas 10,8 Km. Terdiri dari 7 stasiun,” kata Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Andri Yansyah dalam keterangan pers yang diterima Jia Xiang, Selasa (20/12/16).

Adapun rute konstruksi yang dilalui LRT jalur Cawang-Dukuh Atas akan diawali dari Cawang di Jl. MT Haryono dan Jl. Jend. Gatot Subroto sisi Selatan (menggunakan pedestrian/trotoar).

“Lalu, belok kanan di persimpangan Kuningan di Jl. HR. Rasuna Said sisi Timur menggunakan bekas tiang monorail. Kemudian belok kiri ke Jl. Setiabudi lalu Jl. Galunggung dan Jl. HM. Djoyohadikusumo,” lanjut Andri.

Jadwal pelaksanaan pembangunan konstruksi LRT jalur Cawang-Dukuh Atas, dilakukan bertahap mulai tanggal 13 Desember 2016 sampai dengan Desember 2018.

Terkait hal tersebut, pembangunan konstruksi LRT akan menyebabkan penyempitan badan jalan. Untuk mengurangi kepadatan arus lalu lintas di jalur-jalur pembangunan, Dishub DKI menganjurkan jalur alternatif.

“Untuk pengguna jalan dari Menteng (Utara) yang akan menuju Ragunan (Selatan), dapat melalui Jl. Galunggung/Jl. Latuharhari, Jl. Sultan Agung, Jl. Minangkabau, Jl. DR. Sahardjo, Jl. DR. Soepomo, Jl. Pasar Minggu atau Jl. KH. Mas Mansyur, Jl. Prof. DR. Satrio, Jl. Casablanca,” papar Andri.

Jalur alternatif lainnya juga diberikan untuk pengguna jalan dari arah Cawang yang akan menuju Semanggi. “Dapat menggunakan Jl. D.I. Pandjaitan, Jl. Basuki Rahmat, Jl. KH. Abdullah Syafei, Jl. Casablanca, Jl. Prof. DR. Satrio,” ujarnya.

Berikut informasi zona pelaksanaan pembangunan konstruksi LRT jalur Cawang-Dukuh Atas. Adapun yang akan dikerjakan ada pemasangan pagar proyek, relokasi sarana prasarana dan dilanjutkan konstruksi:

– Zona 1. Cawang-Sungai Ciliwung, dimulai pada 15 Januari 2017.

– Zona 2. PT. Bumi Grafika Jaya-KASN, telah dimulai pada 13 Desember 2016. Pembangunan ini merupakan lokasi awal pekerjaan.

– Zona 3. Dinas Perindustrian-Gokart RNI, dimulai pada 5 Maret 2017.

– Zona 4.1. Gokart RNI-FO Pancoran, dimulai pada 17 Februari 2017.

– Zona 4.2. FO Kuningan-Hotel JS Luwansa, dimulai pada 5 Juli 2017.

– Zona 5. Hotel JS Luwansa-Hotel Alianz, dimulai pada 25 Februari 2017.

– Zona 6. Hotel Alianz-Hotel Shangrila, dimulai pada 25 Februari 2017.[JX/Cka/W5]

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here