Japan Travel Fair Tawarkan Biro Perjalanan Menarik Bagi Turis Muslim

JAKARTA, JIA XIANG – Japan Travel Fair merupakan acara yang diselenggarakan oleh Japan National Tourist Organization atau disingkat JNTO menawarkan biro perjalanan wisata ke negeri matahari terbit pada 30 Agustus hingga 1 September 2019 di Kota Kasablanka Mall. Beberapa biro perjalanan seperti H.I.S Tour, Antavaya Tour, Dwidaya Tour, Obaja Tour, dan JALAN Tour berlomba-lomba mendapatkan konsumen lebih banyak untuk mencapai keuntungan dari berbagai biro perjalanan yang tersedia.

(Keramaian di berbagai booth biro perjalanan wisata ke Jepang)

Harga yang ditawarkan dari biro perjalanan pun cukup menarik, mulai dari harga 4 juta hingga 7 juta rupiah setiap maskapai penerbangan. Dan biaya biro perjalanan menelusuri destinasi jepang dari harga 12 juta hingga 30 juta rupiah. Tergantung pilihan dari konsumen sesuai budget yang direncanakan, biro perjalanan sudah termasuk Maskapai penerbangan, penginapan hotel, transportasi bus, destinasi wisata, dan fasilitas tambahan seperti modem WIFI unlimited untuk berkomunikasi.

(Dua orang pemain shamisen turut meramaikan acara Japan Travel Tour 2019)

Tak hanya itu juga, Travel Japan Fair menyuguhkan pemain musik tradisional asal Jepang yaitu pemain alat musik shamisen. Pengunjung tertarik menyaksikan pagelaran budaya musik tradisional jepang yang berlanggsung ramai. Ini menunjukkan kesetiaan dan loyalitas pada konsumen yang ingin berlibur ke Jepang sekaligus memperkenalkan budaya Jepang.

(Pricia Nasution, Brand Ambassador Okayama (kiri) sedang berbincang dengan MC)

Dan satu lagi, bagi wisatawan muslim yang ingin pergi ke Jepang bisa berkunjung ke Okayama yang terletak di daerah Chugoku setelah Hiroshima. Pricia Nasution sebagai Brand Ambassador Okayama untuk Indonesia mempromosikan Okayama sebagai destinasi ramah muslim terutama dari turis Indonesia. “Di Okayama itu sendiri tuh banyak tempat wisata seperti korakuen, kastil okayama, kuil onomichi, dan pantai inujima. Semuanya itu tempat wisata paling menarik”, imbuh Pricia.

(Logo atau tanda peach mark, tanda bahwa Okayama ramah muslim)

Dan yang paling penting adalah bagi wisatawan muslim, ada logo yang bergambar buah persik atau disebut peach mark itu menandakan bahwa setiap restoran yang dikunjungi bersertifikat halal. Dan, tak usah perlu ragu untuk mencicipi makanan khas Jepang atau khas dari Okayama itu sendiri. [JX/bsd]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here