Jejak Gerilya Jenderal Soedirman di Pacitan

Patung Panglima Besar Jenderal Soedirman yang berdiri kokoh setinggi 8 meter di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. (Foto-foto: JX/Dimas Parikesit)

PACITAN, JIA XIANG – Kabupaten Pacitan terkenal dengan wisata alamnya yaitu keindahan pantai dan goa hampir di setiap kecamatannya. Selain wisata alam terdapat pula wisata sejarah, yaitu Wisata Sejarah Monumen Panglima Besar Jenderal Soedirman.

Terletak di Dusun Sobo, Desa Pakis Baru, Kecamatan Nawangan, di monumen ini pengunjung akan disambut sejumlah kata-kata motivasi sang jenderal yang dituliskan di setiap gerbang menuju monumen.

Monumen yang dibangun untuk mengenang dan menjadi saksi perjuangan Pak Dirman ini diresmikan tanggal 15 Desember 2008. Di sini terdapat patung Panglima Besar Jenderal Soedirman yang berdiri kokoh setinggi 8 meter.

Di monumen ini juga terdapat rumah sederhana yang dulu dijadikan Markas Komando Gerilya APRI Panglima Besar Jenderal Soedirman pada1 April hingga 7 juli 1949. Di sini menjadi tempat yang terlama dijadikan markas pasukan APRI di masa perang gerilya.

Rumah sederhana milik keluarga Karsosemito ini digunakan oleh pasukan APRI dalam masa gerilya ketika menghadapi Agresi Militer Belanda kedua dengan menyerang kota Yogyakarta. Pada saat itu Kota Yogyakarta menjadi ibu kota sementara Republik Indonesia.

Kini rumah bekas markas pasukan APRI dapat dikunjungi oleh wisatawan. Salah satu pemandunya bernama Supadi merupakan anak Karsosemito. Selain dapat menambah khasanah ilmu pengetahuan sejarah tentang Jenderal Soedirman, pengunjung juga dapat menikmati pemandangan yang indah dan udara yang sejuk di Dusun Sobo, Kecamatan Nawangan, Kabupaten Pacitan.]JX/Dms/W5]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here