Jenazah Marcos Diizinkan Kembali ke Filipina

MANILA, JIA XIANG – Mahkamah Agung Filipina menyetujui mantan presiden negara itu, Ferdinand Marcos (alm), dimakamkan di taman makam pahlawan.

Tidak ada hukum yang melarang pemakaman ini, ungkap juru bicara Mahkamah Agung Filipina beberapa waktu lalu kepada wartawan. Marcos berkuasa di Filipina sejak akhir tahun 1965 hingga 1986.

Masa kepemimpinan Marcos, diwarnai dengan korupsi dan pelanggaran HAM demi membungkam lawan-lawannya.

Bulan Februari tahun 1986 dia dilengserkan dalam suatu aksi unjuk rasa yang sering disebut people’s power.

Dia dituduh melarikan uang miliaran dollar AS ke luar negeri.

Tahun 1989 Marcos wafat di Hawaii, Amerika Serikat dan Presiden Corazon Aquino awalnya menolak jenazah Marcos dibawa kembali ke Filipina.

Namun akhirnya keluarga Marcos.membawa kembali jenazahnya ke kampung halamannya di Batac. [JX/VOA/Eka]

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here