Jumlah TKA di Lamongan Terus Meningkat

LAMONGAN, JIA XIANG – Jumlah tenaga kerja asing (TKA) yang masuk ke Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, terus meningkat. Hal ini, sebagai salah satu dampak dibukanya kran investasi menyusul pemberlakuan MEA sejak 1 Januari 2016 lalu,

Kepala Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Muhammad Kamil mengatakan, peningkatan jumlah TKA yang masuk ke wilayahnya itu tak bisa dihindari sebagai salah satu imbas diberlakukannya MEA. “Dari waktu ke waktu jumlah tenaga asing yang bekerja di Lamongan terus naik,” ujarnya di Lamongan, Selasa (21/6/16).

Namun begitu, kata dia, Dinsosnakertrans tidak punya kewenangan mengawasi keberadaan pekerja asing di sejumlah perusahaan di Lamongan. Kesulitan pengawasan tersebut lantaran Dinsosnakertrans sampai saat ini belum menerima salinan dari Kantor Imigrasi, terkait jumlah pekerja asing yang masuk ke Lamongan dan bekerja di sejumlah perusahaan dan industri di wilayah Lamongan.

“Kita ini hanya dilapori saja oleh perusahaan tempat pekerja asing itu bekerja, tapi soal berapa jumlahnya kita tidak bisa ngecek. Kita tahunya dari perusahaan saja dan jumlahnya sesuai atau tidak kita tidak tahu,” jelasnya.

Kamil menambahkan, pihaknya tidak memiliki wewenang untuk mengawasi dan melakukan tindakan apabila ada pelanggaran yang dilakukan oleh tenaga kerja asing. Kewenangan sepenuhnya ada di pihak kantor Imigrasi. “Kalau kita punya kewenangan mengawasi mereka, tentu keberadaan orang asing di wilayah kita akan bisa terlacak sesuai dengan jumlah di Imigrasi. Belum lagi soal pelanggaran kita tidak bisa menindak,” ungkapnya.

Hingga pertengah bulan Juni ini,  jumlah tenaga asing di Lamongan sudah mencapai 80 orang. Mereka berasal dari berbagai negara seperti Malaysia, Filipina, Singapura, Taiwan, Australia, China,  dan Jepang. Terbanyak dari Taiwan jumlahnya 53 orang, 40 orang bekerja di PT Kebun Tebu Mas (KTM), dan lainnya ada di 9 perusahaan. “Mereka rata-rata bekerja di bagian teknis,” pungkasnya. [JX/Bas/W5]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here