Jusuf Kalla Kagum pada Kemajuan Pertanian di Bali

Wakil Presiden Jusuf Kalla memperoleh penjelasan dari Gubernur Bali Mangku Pastika tentang hasil pengembangan pertanian. (Foto: JX/Dearna)

DENPASAR, JIA XIANG – Wakil Presiden HM Jusuf Kalla menyatakan rasa bangganya dan mengapresiasi program yang sudah dilaksanakan Pemprov Bali karena mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat di bidang pertanian melalui program Simantri.

Sebagai bentuk dukungan terhadap program Simantri yang sudah menggerakan sekitar 540 unit usaha, Jusuf Kalla berjanji akan membantu program tersebut bagi masyarakat Bali. “Program ini sangat bagus bagi masyarakat. Oleh karena itu, Simantri yang saat ini menurut Gubernur Bali sudah terlaksana di Bali sebanyak 540 unit, akan saya tambah lagi 500 unit melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI,” ujar Jusuf Kalla.

Ketua Gapoktan Sapta Kerta Buana, Wayan Runca Wijaya menjelaskan hasil olahan kotoran dan urine ternak sapi sangat mendukung pertanian organik yang dikembangkan di daerahnya. Dari kotoran yang dihasilkan per hari, menurut dia, kelompoknya sudah berhasil menghasilkan produksi  bio urine sebanyak 100 liter/hari, pupuk organik sebanyak 100kg/hari, serta biogas yang sudah dimanfaatkan untuk keperluan beberapa anggota.

Gapoktan Sapta Kerta Buana  membawahi Simantri 355 Poktan Giri Lestari dengan Ketua Simantri,  Wayan Karya. Lebih lanjut Wijaya memaparkan, untuk pemeliharaan ternak sapi pun sudah berkembang dengan tambahan 7 ekor anak sapi, dan saat ini pun 10 ekor induk dalam keadaan hamil.

Ia mengaku sangat senang dengan manfaat-manfaat yang didapat, walaupun belum ada keuntungan materi yang didapat. Manfaat-manfaat tambahan yang didapat selain peternakan, juga bio gas, serta pupuk organik dan bio gas yang bisa dimanfaatkan untuk peternakan.

“Bagi kami itu sudah cukup. Setidaknya hasil pertanian kami bisa meningkat. Jadi kami belum memikirkan keuntungan materi. Setelah kebutuhan pertanian kami akan pupuk sudah terpenuhi, mungkin di situ baru kami akan jual keluar sehingga bisa mendatangkan keuntungan,” ujar Wijaya.

Pada Kesempatan itu, Gubernur Bali Mangku Pastika juga mengajak Jusuf Kalla untuk mengunjungi UPT. Balai Inseminasi Buatan Daerah Provinsi Bali, yang mengembangkan Inseminasi Buatan (IB) atau sering disebut Kawin Suntik khusus ras Sapi Bali. Pengembangan IB bertujuan untuk meningkatkan kuantitas dan kualitas ternak. [JX/Drn/W5]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here