Kasus Kim Jong-nam, Siti Aisyah Merasa Ditipu

Siti Aisyah (Foto: JX/NST)

CYBERJAYA, JIA XIANG – Siti Aisyah, warga Indonesia yang diduga terlibat pembunuhan Kim Jong-nam menyatakan bahwa dia telah ditipu,  dan dia menduga tindakannya terhadap kakak tiri pemimpin Korea Utara itu adalah lelucon untuk acara televisi.

Hal tersebut diungkapkan kepada wartawan oleh Wakil Duta Besar Indonesia untuk Malaysia, Andreano Erwin, setelah bertemu selama  30 menit dengan Aishah di Kantor Polisi Cyberjaya, Sabtu (15/2/17) .

“Dia mengatakan bahwa dia dibayar RM400  (Rp 1,2 juta) untuk aksinya itu. Dia tidak tahu kalau itu adalah racun. Itu jawabannya. Dia hanya mengatakan secara umum bahwa seseorang memintanya untuk melakukan hal itu dan dia tidak tahu apa yang terjadi selanjutnya,” ungkap Andreano.

Menurut Wakil Dubes Indonesia itu, Aisyah menyebutkan beberapa nama, namun tidak dikenalnya. “Nama-namanya sangat umum ..James, Jang, hanya itu saja,” tambahnya.

Sementara menurut Inspektur Jenderal Polisi, Tan Sri Khalid Abu Bakar, telah mengatakan bahwa Aisyah dan seorang perempuan lagi asal Vietnam. Mereka menggunakan racun dalam aksi pembunuhan di Bandara 2 Internasional Kuala Lumpur  pada Senin (13/2/17).

Sedangkan orang yang mendekati Aisyah dan dia untuk ikut dalam aksi itu, menurut  Andreano,”Mereka mungkin orang Jepang atau Korea.”

Bahkan Aisyah menjelaskan bahwa dia tidak tahu ada orang Vietnam lainnya.  Kata Andreano, mengutip pernyataan Aisyah,  dia berpikir cairan yang diberikan kepadanya adalah minyak bayi. Dan sejauh ini Aisyah secara fisik sehat dan dapat menjawab semua pertanyaan. Bahkan tidak terlihat adanya efek apa pun dari racun itu. Namun secara emosional tidak diketahui, dan masih harus diperiksa lebih lanjut.

Dalam pertemuan pertama antara perwakilan Indonesia di Kuala Lumpur dengan Siti Aisyah hari  Sabtu itu, di penjara di Selangor, Malaysia, juga sempat mengambil sidik jarinya, untuk memastikan bahwa dia pemilik paspor yang selalu dibawanya.  “Data tersebut sudah dikirim ke Indonesia lewat satelit. Diharapkan dalam sehari kita akan mendapatkan hasil pemeriksaan data itu.

Di bagian lain perwakilan dari kedutaan besar Vietnam di Malaysia juga hadir bertemu dengan warganya, Doan Thi Huong, yang diduga terlibat pembunuhan Kim Jong-nam. Namun perwakilan Kedubes Vietnam itu menolak berbicara dengan media.

Selain Wakil Duta Besar RI di Malaysia, juga hadir bertemu Siti Aisyah tim pengacara yang ditunjuk untuk mendampinginya  secara hukum. Menurut pihak KBRI, Siti Aisyah minta agar orang tuanya tidak perlu ke Malaysia, dan menjaga kesehatan. [JX/NST/Eka]

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here