Kebebasan Online Bukan Sebuah Hak

Seorang pejabat Rusia sedang berbicara di sebuah forum tentang internet di negara itu. (Foto: JX/Ist)

MOSKOW, JIA XIANG – Pemimpin keamanan dunia maya dan kebijakan Internet Tiongkok, Lu Wei, mengatakan kebebasan online bukanlah sebuah hak, melainkan tanggung jawab yang harus dikendalikan karena bisa mengarah ke terorisme.Sementara itu, penguasa Rusia berusaha meraih kendali lebih besar atas informasi di Internet, dan beberapa ingin memperketat Internet seperti Tiongkok.
Liga Internet yang Aman dari Rusia, sebuah lobi berpengaruh, menyelenggarakan sebuah forum Rabu (27/4/16) lalu di Moskow, dihadiri penyensor Intenet top dari Tiongkok, termasuk Fang Binxing, yang dijuluki “Bapak Firewall Besar dari Tiongkok.”
Komentar dari pembicara pada forum ini menggarisbawahi keinginan dari penguasa untuk membatasi dan mengendalikan informasi di Internet. Fang memberi kuliah tentang “kedaulatan dunia maya,” dan katanya, perbatasan juga berlaku di dunia maya dan “campur tangan” asing tidak boleh ditoleransi.
Sementara Lu Wei meniru retorika Kremlin, katanya media Barat sedang melakukan “perang informasi” terhadap Tiongkok dan Rusia.
Baik pembicara Tiongkok maupun Rusia menyinggung dominasi bisnis Amerika di Internet. Konstantin Malofeev adalah ketua dari Liga Internet yang Aman, dan punya hubungan baik dengan Kremlin maupun pembrontak yang didukung Rusia di Ukraina timur. Katanya, Rusia harus belajar dari praktik sensor Internet Tiongkok dan menegakkan kedaulatannya atas Internet.
Pakar Internet Rusia mengatakan, penyelenggaraan forum ini serta tamu-tamunya yang terkemuka ini memperagakan sebuah urgensi dalam upaya Kremlin untuk mengendalikan informasi menjelang pemilihan parlemen tahun ini dan pemilihan presiden pada 2018. [JX/VOA/Eka]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here