Kekayaan Miliarder Asia Lebih Besar Dibanding Amerika Utara

Li Ka Shing, (Foto: JX/Ist)

LONDON, JIA XIANG – Kekayaan miliarder Asia mencapai 17,4 triliun dollar AS pada tahun 2015. Angka itu mengungguli kekayaan miliarder di Amerika Utara yang hanya mencapai 16,6 triliun dollar AS. Artinya miliarder di Asia lebih kaya dibandingkan sesama mereka di kawasan-kawasan lain dunia, termasuk di Amerika Utara dan Eropa, demikian laporan perusahaan konsultan Capgemini, Kamis (23/6/16).
Menurut laporan tersebut, kekayaan miliarder Asia pada tahun 2006 hanya 8,4 triliun dollar AS. Tetapi kemudian melonjak menjadi 17,4 dollar AS tahun 2015.
Dari segi jumlah, laporan itu menyebutkan bahwa miliarder di Asia bertambah 9,4 persen per tahun. Ada 5,1 juta miliarder Asia pada tahun 2015. Dari jumlah itu, 2,7 juta orang berasal dari Jepang dan satu juta lainnya dari Tiongkok. Sementara itu di Amerika, jumlah miliarder mencapai 4,5 juta orang.
Laporan itu mendapati bahwa para miliarder Asia meningkat kekayaannya hampir 10 persen pada tahun 2015 dibandingkan dengan di Amerika dan Kanada yang hanya mencapai 2 persen.
Tetapi laporan itu juga menyebutkan, miliarder Amerika Latin yang nasibnya paling buruk, karena kekayaan mereka berkurang 3,7 persen, akibat gejolak dalam bursa saham Brasil. Sementara itu kekayaan miliarder Eropa bertambah 4,8 persen.
Kekayaan miliarder Asia sebagian besar berasal dari jasa keuangan, teknologi dan layanan kesehatan. “Ini sumber kekayaan yang lebih banyak berasal dari kewirausahaan,” kata Bill Sullivan, Kepala Data Pasar Jasa Keuangan Global di Capgemini, seperti dikutip CNN.
BBC melaporkan kekayaan para miliarder itu secara global mencapai 60 triliun dollar AS pada tahun lalu, naik 400 persen dari masa 30 tahun silam. Diperkirakan kekayaan itu akan mencapai hingga 100 triliun dolar pada tahun 2025, sebut laporan Capgemini. [JX/Eka]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here