Kendaraan Hasilkan Polusi Dilarang Beroperasi di Beijing

Polusi di Beijing (Foto: JX/Bloomberg)

BEIJING, JIA XIANG – Pemerintah Kota Beijing akan melarang beroperasinya kendaraan dengan  emisi tinggi di wilayah kota tersebut mulai hari Rabu (15/2/17), demikian pernyataan pemerintah, Senin (13/2/17).

Jadi, mulai 15 Februari mobil yang menggunakan bahan bakar kategori duty light namun tidak memenuhi Standar III Emisi Nasional akan dilarang masuk ring lima Kota Beijing pada hari-hari kerja.

Bagi mereka yang melanggar, ujar pemerintah, akan dikenakan denda sebesar 100 yuan per jam bagi kendaraan yang berkeliaran di jalan. Kendaraan di bawah standar juga akan disingkirkan dari jalan melalui prosedur inspeksi atau pemeriksaan lapangan secara acak.

Ibu Kota Cina sekarang mensyaratkan beroperasinya mobil-mobil baru supaya bisa sesuai dengan standar emisi Beijing VI, yang lebih tinggi dibanding dengan menggunakan Standar V Emisi Nasional, dan setara dengan  standar Euro VI. Ini adalah standar paling ketat di Cina.

Standar I Emisi Nasional diperkenalkan pada tahun 1999 dan disusul Standar II Emisi Nasional tahun 2004.

“Setelah menyortir mobil-mobil label kuning (kendaraan polusi berat dan mobil lama), kendaraan konsisten menggunakan Standar II dan III Emisi Nasional justru mengeluarkan polutan paling banyak di jalan-jalan,” ujar Yu Jianhua, Kepal Teknik Biro Perlindungan Lingkungan Kota Beijing.

Kendaraan  yang beroperasi di Kota Beijing sejumlah 5,7 juta, menghasilkan 500.000 ton berbagai jenis polutan setiap tahun dan diperkirakan sekitar 31 persen dari  2,5 PM, partikel yang bersamaan dengan asap. Dan ini menjadi sumber utama menghasilkan 2,5 PM, ungkap pejabat di bidang lingkungan. [JX/Xinhua/Eka]

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here