Kereta di Tiongkok Angkut 45 Juta Pemudik Selama Liburan Qingming

BEIJING, JIA XIANG – Musim libur “Qingming” selama empat hari, sejak Sabtu (1/4/17) hingga Selasa (4/4/17), di Tiongkok, dimanfaatkan warga di sana untuk pergi ke kampung halaman atau mudik. Mereka mudik dengan menumpang kereta.

Tahun ini, sesuai data China Railway Corp (CRC) di Beijing, pada Rabu (5/4/17), sebanyak 45 juta pemudik pergi ke kampung halaman mengandalkan angkutan kereta.  Jumlah penumpang tahun ini meningkat 9,5 persen dibandingkan tahun 2016.

Peningkatan jumlah penumpang membuat sejumlah stasiun sangat padat. Menurut CRC, kepadatan penumpang terjadi di sejumlah stasiun kereta api di Beijing, Shanghai, Guangzhou, Shenzhen, Guilin, Zhangjiajie, dan Kunming.

Puncak kepadatan terjadi pada Minggu (2/4). Tercatat, total orang yang ke kampung halaman dengan berkereta sebanyak 12,7 juta pemudik. Laporan China Daily yang merilis data CRC, jumlah penumpang di Beijing tercatat mencapai 1,31 juta orang, Shanghai (2,63 juta), dan Guangzhou (1,75 juta).

CRC memperkirakan 12,5 juta pemudik menggunakan kereta api pada saat arus balik yang puncaknya terjadi pada Selasa (4/4).

Otoritas CRC di beberapa daerah menerapkan kebijakan berbeda untuk mengatasi kepadatan penumpang selama musim libur Qingming itu. Stasiun utama di Shenyang, Provinsi Liaoning, memasang mesin pemindai wajah, sedangkan stasiun besar di Changchun, Provinsi Jilin, memasang 65 unit mesin pembelian tiket ditambah delapan unit mesin pemeriksa tiket.

CRC Provinsi Shandong membuka loket pembelian tiket secara berkelompok di stasiun Qingdao, Taian, dan Qufu untuk memangkas antrean penumpang yang hendak berlibur di objek-objek wisata daerah itu.

Bagi sebagian besar masyarakat di dataran Tiongkok, libur Qingming dimanfaatkan dengan berkumpul bersama keluarga, makan-makan bersama, liburan di luar rumah, atau mendatangi makam leluhur.

Di Indonesia Festival Qingming dikenal dengan perayaan Cengbeng, yang diperingati pada  tanggal 5 April setiap tahunnya. Pada perayaan ini, warga Tionghoa mendatangi dan membersihkan makam leluhur dengan membawa makanan dan karangan bunga.[JX/Win]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here