Kerjasama ASEAN+3 Berorientasi Pada Perdamaian dan Stabilitas Regional

Pertemuan para pejabat bidang perdagangan (Foto: JX/xinhuanet)

VIENTIANE, JIA XIANG – Perdana Menteri (PM) Cina, Li Keqiang, Rabu (8/9/16) menegaskan, praktek kerjasama antara anggota ASAN dengan Cina, Jepang dan Korea Selatan harus ditingkatkan hingga ke upaya menjaga perdamaian dan stabilitas regional.Li menegaskan hal itu ketika menghadiri KTT ke-19 ASEAN+3 (Cina, Jepang dan Korea Selatan), di Vientiane. Selain para pemimpin ASEAN, juga hadir PM Li Keqiang, PM Jepang Shinzo Abe, dan Presiden Korea Selatan Park Geun-hye, menghadiri pertemuan tersebut.
Ketika menyinggung soal digelarnya mekanisme dialog ASEAN+3 yang ke-20 tahun depan, Li mengusulkan enam langkah pengembangan mekanisme untuk konsolidasi peran lembaga ini sebagai saluran utama integrasi regional.

Negara-negara lain pun sepatutnya memperkuat kerjasama keamanan finansial, memperdalam kerjasama perdagangan dan investasi, meningkatkan kerjasama pertanian dan mengurangi kemiskinan, internkonektivitas, membangun kerjasama kapasitas model invovasi produksi dan meningkatkan pertukaran antarwarga negara, ujar Li.

Di bidang kerjasama kemanan finansial, Li menegaskan, bahwa negara-negara ASEAN dan mitra dialog harus belajar dari krisis keuangan yang ada, supaya bisa mempertahankan stabilitas keuangan di masa depan.

Sedangkan di bidang perdagangan dan investasi, Li menegaskan, negaranya mendukung peran ASEAN dalam negosiasi mengenai Kemitraan Ekonomi Komprihensif Regional (RCEP) dan berharap negosiasi itu dapat selaras dalam meningkatkan kebijakan perdagangan bebas.

Di bidang pertanian dan upaya mengirangi kemiskinan, PM Cina mengatakan, pihaknya juga mendukung upaya memperkuat mekanisme darurat dalam cadangan beras. Li juga mengusulkan agar dibangun kerjasama berbasis pertanian modern dan kerangka pertukaran peternakan hewan Asia Timur. [JX/Xinhua/Eka]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here