HO CHI MINH CITY, JIA XIANG – Berwisata ke Vietnam, tak salah bila berlibur ke Kota Dalat. Di kota ini, terletak di selatan Kota Ho Chi Minh, sangat cocok bagi mereka (wisatawan)  yang senang akan objek wisata pemandangan dan pengunungan yang indah.

Berada di atas 1.500 meter di atas permukaan laut membuat udara Kota Dalat sejuk dan nyaman. Udara sepanjang tahun berkisar antara 15 derajat hingga 20 derajat Celcius, membuat warga di sini, sekitar 800 ribu jiwa, hidup dari pertanian.

Selain bertani sayur mayur, di sini juga terdapat kebut teh, kopi dan karet. Hasil perkebunan itu merupakan produk utama Kota Dalat  yang disuplai ke pasar Vietnam. Berbagai produk  teh dan kopi telah dikemas dalam bungkusan dengan desain yang menarik.  Harganya pun bersaing.  Salah satu bubuk kopi merek  yang terkenal dijual dengan harga  120.000 Dong  per kg (1 Dong Vietnam = Rp 22.000). Tidak bedanya dengan daun teh juga termasuk murah. Baik bubuk kopi maupun teh  sangat digemari tak hanya warga setempat juga wisatawan.

Saat Jia Xiang ke Kota Dalat, baru-baru ini, juga menyambangi pasar tradisionil Cho Dalat. Gedungnya terdiri dari dua lantai.  Pengamatan di waktu subuh, pasar ini telah sibuk oleh aktivitas warga. Warga yang akan membeli daging sapi, babi   tersedia di lantai 1, sedangkan untuk sayur, daging ayam, seafood seperti Ikan, cumi, dan udang tersedia di lantai basement. Di depan pasar masih dikelilingi ruko (rumah toko)  yang menjual berbagai  produk pertanian dan kebutuhan sehari hari warga. Lain dari itu, di teras ruko terlihat banyak pedagang kaki lima yang menjajakan aneka busana.

Sejak pagi hingga malam,  Pasar Cho Dalat  tak pernah sepi pengunjung, untuk belanja  maupun sight seeing. Hiburan warga juga kebanyakan berpusat di depan Cho Dalat. Di sekitar daerah pasar terdapat sebuah patung wanita berparas bule  yang sedang mengangkat anak, didampingi wanita lain. Di atasnya tampak seikat kembang yang mengelilinginya.  Tidak tahu makna apa yang terkandung dari patung ini. Tapi nyatanya patung ini merupakan tempat dan pusat  keramaian bagi warga Dalat dan turis yang mengunjungi Kota Dalat.

Semasa pemerintahan kolonial Perancis, Kota Dalat yang merupakan tempat istirahat bagi pejabat di masa itu. Namun kini, di sini banyak berdiri villa milik warga Vietnam. Namun, beberapa bangunan peninggalan Prancis yang berdesain Eropa masih tampak terawat. Maka, tidak mengherankan kota ini disebut little of Paris, karena merupakan copy atau replica dari kota Paris. Salah satu icon menara Eiffel yang di Paris pun didirikan di kota Dalat. Menara ini berdiri dekat kantor Telkom. Bagi turis yang pernah menjelejahi Kota Paris, Kota Dalat boleh jadi terkesan sebagai miniatur Kota Paris.[JX/Iman Sjahputra]

This slideshow requires JavaScript.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here