KPK Panggil Kurir Uang Korupsi KTP Elektronik

JAKARTA, JIA XIANG- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil mantan staf Ditjen Dukcapil pada Direktorat Catatan Sipil Ditjen Kependudukan dan Catatan Sipil Kemendagri, Yosef Sumartono. Pemanggilan Yosef oleh penyidik lembaga antirasuah terkait kasus korupsi KTP Elektronik (KTP-E).

Juru Bicara KPK, Febri Diansyah mengatakan Yosef dimintai keterangan sebagai saksi untuk tersangka Andi Agustinus (AA) alias Andi Narogong.

“Penyidik juga memanggil saksi lain, yakni Melyanawati, dan Herlina Atmadja. Keduanya akan dimintai keterangan dalam kasus yang sama,” ujar Febri di Jakarta, Selasa (16/5/17).

Yosef dalam persidangan kasus KTP-E pernah mengaku diminta oleh terdakwa Sugiharto mengambil uang titipan USD 500 ribu dari Vido Gunawan. Vido adalah adik pengusaha Andi Narogong.

Selain itu, Yosef juga mengaku pada malam hari ada yang mendatangi rumahnya untuk menyerahkan USD 100 ribu. Orang yang datang itu adalah mantan Direktur Utama PT Quadra Solution Anang Sugiana. Adapun tujuan uang itu adalah untuk Sugiharto.

Sebagai informasi, selain penjelasan alur uang di atas, uang yang diterima Sugiharto terjadi di beberapa tempat di Jakarta. Antara lain, di Mal Cibubur Junction sebesar USD 500 ribu, Holland Bakery Kampung Melayu sebesar USD 400 ribu, SPBU Bangka Raya sebesar USD 200 ribu, dan SPBU Pancoran sebesar USD 400 ribu.

Disebutkan juga oleh Yosef, Sugiharto menerima uang dari Paulus Sutano di Menara BCA (Sudirman-Bundaran HI) tapi dia tidak menyebutkan jumlah uang. Lalu, dari Yohanes Marlin sebesar USD 500 ribu dan dari Sugiyanto melalui Fauzi sebesar USD 100 ribu.[JX/Cka/W5]

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here