Kualifikasi F1 Segera ke Format 2015

LONDON, JIA XIANG – Kualifikasi balapan Formula 1 mungkin segera kembali ke format 2015 setelah semua tim menyampaikan keberatan pada petinggi F1.
Dalam pernyataan yang dirilis, Kamis (7/4/16), Ketua Federasi Olahraga Otomotif Internasional (FIA) Jean Todt dan Direktur Komersial F1, Bernie Ecclestone, akan “mengajukan proposal…untuk kembali menerapkan sistem kualifikasi 2015” demi “kepentingan kejuaraan”.Proposal tersebut harus melalui dua badan pembuat aturan, yaitu Komisi F1 dan Dewan Dunia FIA. Namun, kepada BBC Sport, juru bicara FIA mengaku “optimistis” proposal itu akan disetujui dan format kualifikasi 2015 akan digunakan dalam Grand Prix Tiongkok, 15-17 April mendatang.
Sistem kualifikasi musim balap 2016 telah diterapkan dalam balapan di Australia dan Bahrain. Namun, sistem itu tidak berjalan seperti yang diharapkan dan mengundang kritik dari pembalap, tim, ofisial, maupun para pendukung. Ke-11 tim yang berlaga kemudian mengirim surat resmi berisi keberatan pada format kualifikasi baru dan menginginkan format 2015 kembali digunakan.
Format kualifikasi 2015 terdiri dari tiga sesi balap dengan menggunakan sistem gugur. Pada sesi pertama, enam pembalap terlambat langsung tersingkir dan begitu pula dengan sesi kedua. Sebanyak 10 pembalap yang tersisa kemudian akan melanjutkan sesi ketiga untuk memperebutkan posisi terdepan saat start balapan atau lazim disebut pole position.
Dalam ajang di Australia dan Bahrain, pembalap Indonesia, Rio Haryanto memulai balapan pada posisi berbeda. Di Australia, Minggu (20/3/16), Rio mengawali balapan dari urutan paling buncit, setelah terkena penalti akibat tabrakan dalam sesi latihan di sirkuit Melbourne Grand Prix, Albert Park.
Kemudian di Bahrain, Minggu (3/4/16), Rio mengawali balapan pada posisi 20 dan berhasil finis di urutan 17. [JX/BBC/Eka]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here